BicaraSurabaya.com – Selama lima hari, Kota Surabaya menjadi laboratorium hidup bagi puluhan mahasiswa internasional dalam Program Freshmore Asian Cross-curricular Trips (FACT).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Singapore University of Technology and Design (SUTD) dan Petra Christian University (PCU). Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar nyata bagi mahasiswa dalam mengatasi permasalahan sosial masyarakat.
Dalam Program FACT, mahasiswa lintas budaya ini terjun langsung untuk mengidentifikasi dan mencari solusi atas berbagai permasalahan sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berlangsung mulai 13-17 Januari 2025, mereka berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM di Rumah Padat Karya (RPK) dan Kedai Kopi Edu Farm di Gunung Anyar, Surabaya.
Para mahasiswa mempelajari lebih dalam tentang kemandirian ekonomi dan konsep smart community yang diterapkan di sana.
“Setelah melakukan social visit di Gunung Anyar (14/01), mereka akan develop sebuah website atau aplikasi sebagai solusi dari permasalahan sosial yang ada. Sebelum itu (13/01), setiap mahasiswa juga telah menerima penjelasan tentang social issues yang terjadi di Surabaya, khususnya di area Gunung Anyar,” kata Lily Puspa Dewi, PIC Kegiatan dalam keterangannya, Selasa (14/1/2025).
Selama proses pembuatan proyek, para mahasiswa didampingi dosen PCU yang memberikan materi tentang Machine Learning dan Data Visualization.
“Akan ada penyampaian materi juga dari para dosen yang membantu mahasiswa menyusun projectnya, beberapa di antaranya adalah tentang Machine Learning dan Data Visualization,” imbuh Lily.
Sebanyak 30 mahasiswa SUTD yang terlibat merupakan mahasiswa tahun pertama. Sedangkan 34 mahasiswa PCU, berasal dari Program Studi Informatics, School of Business and Management (SBM), serta Petra Business School.
Mereka dibagi dalam 10 kelompok, masing-masing terdiri atas 6 hingga 7 mahasiswa mengerjakan proyek secara kolaboratif.
PIC dari SBM PCU, Vido Iskandar, menjelaskan bahwa pada hari terakhir (17/01), para mahasiswa akan mempresentasikan konsep ide dan prototipe berupa website atau artikel kepada perwakilan Rumah Padat Karya Gunung Anyar.
“RPK ini merupakan program pemberdayaan masyarakat dari Pemkot Surabaya untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran. Oleh karena itu, project para mahasiswa ini harapannya bisa membantu pemerintah setempat untuk semakin memajukan kesejahteraan masyarakat,” ujar Vido.
Program FACT sejalan dengan tujuan SUTD dalam memberikan pengalaman imersi internasional, di mana mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan mereka untuk mengatasi tantangan keberlanjutan di wilayah yang dikunjungi.
“Dalam kelompok yang beragam secara budaya, mahasiswa dilatih untuk bekerja sama dalam tim internasional, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta berkontribusi secara positif bagi masyarakat,” pungkas Vido. (*/BS02)











