Bantu Warga Ingin Melintas, Dua Anggota Satpol PP Dianiaya Oknum Pendemo

- Publisher

Kamis, 30 November 2023 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP saat ditendang oleh oknum pendemo di pedestrian Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (30/11/2023) /tangkapan layar

i

Petugas Satpol PP saat ditendang oleh oknum pendemo di pedestrian Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (30/11/2023) /tangkapan layar


Bicarasurabaya.com – Dua orang anggota Satpol PP Kota Surabaya dari Tim Jolodoro, dianiaya oleh oknum pendemo di pedestrian Jalan A Yani Surabaya (Taman Pelangi), Kamis (30/22/2023) sekitar pukul 14.30 WIB.

Insiden penganiayaan inipun beredar luas di grup WhatsApp (WAG) Wartawan Surabaya.

Bahkan dari video yang beredar, nampak seorang anggota Satpol PP harus terjungkal karena ditendang oknum pendemo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser membenarkan dua anggotanya dianiaya oleh masa aksi demontrasi saat bertugas melakukan pengawasan di pedestrian Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Baca Juga:  KPU Surabaya Komitmen Tuntaskan Distribusi Logistik Pemilu Tepat Waktu

“Memang ada dua anggota saya (Tim) Jolodoro yang bertugas, mereka itu melakukan pengawasan di pedestrian di sepanjang Jalan Ahmad Yani Surabaya,” kata Fikser dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/11/2023).

Fikser menyebut, saat bertugas di pedestrian, ada warga yang minta tolong kepada mereka untuk memberikan sedikit jalan karena ingin melintas.

Pasalnya, kondisi Jalan Ahmad Yani saat itu tertutup oleh ribuan massa pendemo buruh yang akan menuju ke Jalan Pahlawan Surabaya.

Baca Juga:  Tak Miliki Izin PBG, Satpol PP Segel Delapan Bangunan di Surabaya

“Kemudian dia (petugas Satpol PP) membantu warga untuk memberikan jalan. Pada saat itu, oknum buruh tidak terima, terus oknum buruh itu melakukan kekerasan,” sebutnya.

“Ada dua anggota saya (dianiaya). Yang satu ditendang yang viral itu, dan satunya diinjak-injak, diambil terus diinjak-injak,” lanjut dia.

Atas insiden penganiayaan tersebut, dua anggota Satpol PP Surabaya harus dievakuasi untuk menjalani perawatan di rumah sakit.

“Hari ini kami mau buat laporan kepolisian terkait dengan kekerasan yang dilakukan kepada anggota Satpol PP,” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB