Enam Camat Baru Surabaya Resmi Dilantik, Evaluasi Kinerja Diumumkan ke Publik

- Publisher

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan pejabat di Graha Sawunggaling, Surabaya Jumat (2/1/2026) (Ist/Bs/Yan)

i

Pelantikan pejabat di Graha Sawunggaling, Surabaya Jumat (2/1/2026) (Ist/Bs/Yan)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya resmi melantik enam camat baru dalam rangka mutasi jabatan yang digelar di Graha Sawunggaling, Jumat (2/1/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari rotasi 69 pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya.

Enam camat yang dilantik terdiri dari Indra Fajar Swasana sebagai Camat Gunung Anyar, Yuri Widarko sebagai Camat Benowo, Gin Gin Ginanjar sebagai Camat Kenjeran, Rerry Setianingtiyaswati sebagai Camat Wonokromo, Zainuddin Fanani sebagai Camat Pakal, serta Jefry sebagai Camat Genteng.

Selain pergantian pimpinan wilayah kecamatan, mutasi juga mencakup sejumlah kepala dinas serta pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional penyetaraan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, rotasi jabatan dilakukan untuk menegakkan aturan masa jabatan dan memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan Pemkot Surabaya.

“Pelantikan ini untuk menegaskan aturan bahwa tidak ada kepala dinas yang menjabat lebih dari tiga tahun di satu posisi. Perputaran jabatan dilakukan maksimal setiap 2 hingga 2,5 tahun untuk memberikan pengalaman lintas fungsi,” ujar Eri usai pelantikan.

Eri juga menegaskan kinerja para camat dan pejabat lainnya akan dievaluasi secara berkala melalui mekanisme rapor kinerja yang diterbitkan setiap enam bulan sekali oleh Sekretaris Daerah dan Inspektorat.

Baca Juga:  Promosikan Mihol di Medsos, Pengusaha Bisa Terancam Pidana atau Denda Rp50 Juta

“Jika dalam satu tahun outcome tidak tercapai dan nilai rapor di bawah 80, maka pejabat tersebut akan diturunkan, bukan sekadar mutasi. Yang menentukan nasib para pejabat adalah kinerja sendiri dan penilaian masyarakat,” tegasnya.

Menurut Eri, camat dan birokrasi merupakan ujung tombak pelayanan publik yang mengabdi kepada masyarakat hingga masa pensiun.

Oleh sebab itu, ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan hati nurani dan menjauhi praktik politik praktis.

Baca Juga:  Surabaya Terapkan Kebijakan SIKM, Camat dan Lurah Diminta Getol Sosialisasi ke Warga

“Yang dilantik ini adalah pilihan warga Surabaya. Maka kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada jenengan jangan pernah disia-siakan,” imbuhnya.

Eri menambahkan, tahun 2026 menjadi momentum perubahan dalam kepemimpinan dan tata kelola Pemkot Surabaya, termasuk di tingkat kecamatan.

“Tahun 2026 adalah titik perubahan. Cara memimpin Surabaya akan berbeda. Kita tunjukkan bahwa Surabaya adalah kota yang transparan, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Bs/Yan)

Berita Terkait

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City
Ledakan Guncang Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB