Hidupkan Hitech Mall, Pemkot Surabaya Mulai Relokasi Stand Pedagang

- Publisher

Rabu, 6 April 2022 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pengundian stan pedagang Hitech Mall Surabaya /Ist

i

Suasana pengundian stan pedagang Hitech Mall Surabaya /Ist


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghidupkan kembali Hitech Mall Surabaya. Langkah awal yang dilakukan pemkot adalah merelokasi stand para pedagang, Selasa (5/4/2022).

Proses relokasi itu pun diawali dengan pengundian stand yang dilakukan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Surabaya dengan didampingi oleh pihak kejaksaan dan disaksikan langsung oleh sejumlah anggota DPRD Surabaya dari Komisi B.

“Jadi, hari ini kita melakukan pengundian stand untuk pedagang Hitech Mall, karena mereka sudah sepakat untuk direlokasi ke lantai dasar semuanya, sehingga para pedagang ini nanti akan tersentral di lantai dasar, tidak lagi berpisah-pisah, apalagi di lantai dasar banyak yang kosong,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Surabaya Ira Tursilowati di sela-sela memimpin pengundian itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ira, di lantai dasar itu terdiri dari 171 stand, dan yang sudah eksisting ada 118 stand, sehingga yang direlokasi ada sekitar 53 stand. Mereka langsung dipersilahkan berpindah sesuai dengan nomor undian yang sudah didapatkan.

Baca Juga:  Pemkot Kebut Proyek Drainase Jelang Musim Hujan, Wali Kota Eri: Pengerjaan Capai 70 Persen

“Perpindahan itu bisa dimulai hari ini juga, terutama bagi pedagang yang sudah menerima undian nomor stand,” tegasnya.

Ira menegaskan bahwa relokasi ini atas permohonan dari para pedagang, karena memang banyak stand yang masih buka terpencar-pencar jualannya. Selain itu, relokasi ini juga untuk mensentralkan para pedagang di satu lantai, sehingga bisa lebih mudah pemeliharaan gedungnya.

“Yang paling penting ini juga untuk efisiensi. Sebab, beban listrik kita sangat besar. Bahkan, kami sudah memohon kepada PLN untuk diberikan keringanan, dan alhamdulillah disetujui, sehingga bisa efisiensi. Tentu dengan cara ini bisa semakin efisien,” katanya.

Ketika para pedagang ini sudah pindah, maka secara paralel Pemkot Surabaya akan melakukan renovasi di lantai 2 dan 3 dan sejumlah bangunan lainnya. Bahkan, berbagai fasilitas gedung akan segera dilengkapi. “Dengan cara ini, kita semua berharap Hitech Mall ini akan segera ramai kembali,” harapnya.

Baca Juga:  Jalankan Instruksi Wali Kota Eri, Camat dan Lurah Dekatkan Layanan di Balai RW

Sementara itu, Hartono, salah satu pedagang Hitech Mall yang ikut dalam acara itu mengaku sangat bersyukur dan senang karena ini adalah penantian panjang yang tak kunjung terealisasikan. Menurutnya, ini adalah langkah maju dan momentum untuk maju bersama.

“Kami sangat bersyukur, setelah lebih dari tiga tahun ini, akhirnya perhatian pemkot kepada pedagang Hitech Mall sangat luar biasa,” kata Hartono.

Ia memastikan sangat mendukung langkah pemkot dalam merelokasi stand para pedagang ke lantai dasar. Sebab, dengan cara ini para pedagang yang masih buka bisa berkumpul di satu lantai, tidak berpisah-pihak lagi.

Baca Juga:  Pungli di Lingkungan Pemkot Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi: "Langsung Pecat"

“Apalagi katanya nanti akan ada renovasi fasilitas di gedung ini, bahkan kalau bisa ATM dan infrastruktur lainnya juga diperbaiki semuanya, supaya kita lebih nyaman berada di sini,” kata dia.

Oleh karena itu, Hartono pun menyampaikan terimakasih banyak kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan jajaran pemkot yang mulai membenahi Hitech Mall. Ia mengaku sudah bertahun-tahun berada di situasi sulit, makanya dia juga berharap kepada Wali Kota Eri untuk bersabar menghadapi para pedagang Hitech Mall.

“Terima kasih Pak Eri, dengan ketidakmampuan kami, tapi masih diizinkan di tempat ini (Hitech Mall). Kami berharap Pak Eri terus mengawal Hitech Mall ini supaya ke depannya bisa semakin ramai seperti dulu. Semoga cita-cita ini bisa terwujud,” kata Hartono sambil meneteskan air matanya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB