Jagal Mogok, RPH Pastikan Distribusi Daging di Surabaya Aman

- Publisher

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com -Aksi mogok massal para jagal di Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian sempat berdampak pada distribusi daging segar di Kota Surabaya. Meski demikian, manajemen PT RPH Surabaya Perseroda memastikan ketersediaan daging sapi masih aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho, menyampaikan permohonan maaf atas dampak mogok kerja tersebut. Ia mengakui, aksi para jagal membuat pasokan daging segar sempat terganggu di sejumlah titik.

Namun Fajar menegaskan, pemotongan sapi tetap berjalan di RPH Surabaya Unit Kedurus, sehingga stok daging di pasaran masih mencukupi. “Hari ini stok masih aman. Pemotongan tetap berjalan di Kedurus, jadi masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya dalam keterangannya yanh dikutip, Selasa (13/1/2026).

Selain dari Kedurus, pasokan daging juga disalurkan melalui outlet resmi RPH Surya Mart serta 11 outlet di pasar tradisional yang disuplai mitra jagal. Langkah ini dilakukan untuk menjaga distribusi tetap lancar selama aksi mogok berlangsung.

Fajar juga meluruskan isu relokasi RPH Pegirian ke RPH Tambak Osowilangun (TOW). Ia menegaskan, yang dipindahkan hanyalah lokasi pemotongan sapi, bukan pusat perdagangan daging. Pasar Daging Arimbi sebagai sentra perkulakan daging Surabaya tetap beroperasi di Pegirian.

Baca Juga:  14 Kanal Pengaduan Pemkot Surabaya

Manajemen RPH Surabaya memberi waktu hingga akhir Idulfitri 2026 bagi jagal Pegirian untuk memanfaatkan fasilitas lama. Selama masa transisi Januari–Maret, pemotongan akan dilakukan secara paralel di RPH Pegirian dan RPH TOW.

Menurut Fajar, kebijakan ini diperlukan untuk memastikan kesiapan teknis RPH TOW, termasuk penyempurnaan fasilitas dan pengurusan sertifikasi, seperti sertifikat halal. Secara kapasitas, RPH TOW dinilai lebih siap karena memiliki fasilitas modern dan sistem pengolahan limbah yang lebih optimal.

Kebutuhan daging sapi di Surabaya sendiri mencapai sekitar 40 ton per hari, dengan separuhnya dipenuhi dari pemotongan di RPH Surabaya. Untuk menjaga pasokan, dalam sepekan ke depan RPH Surabaya juga akan melakukan pemotongan mandiri.

Baca Juga:  Transaksi Misi Dagang Jatim Tembus Rp4,4 T, Tertinggi Sepanjang 2025

Terkait operasional RPH TOW, Fajar menegaskan pihaknya tetap memprioritaskan jagal Pegirian. Meski ada minat dari jagal luar daerah, manajemen masih memfokuskan keterlibatan bagi jagal yang selama ini beroperasi di Pegirian.

Ia berharap aksi mogok tidak berlangsung lama. “Jika berlarut-larut, kondisi tersebut justru berpotensi merugikan jagal sendiri karena konsumen bisa beralih ke pemasok lain,” pungkas Fajar. (BS/za) 

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB