Bicarasurabaya.com — Menyusul keluhan sejumlah pengendara di Surabaya dan Lamongan yang mengalami mesin motor “mbrebet” hingga mogok setelah mengisi BBM jenis Pertalite, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) meminta masyarakat segera melapor agar dapat dilakukan pengecekan langsung di lapangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, pihaknya memastikan seluruh produk BBM yang disalurkan sudah melalui proses pengawasan ketat mulai dari terminal hingga SPBU resmi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan BBM secara bijak. Pertamina memastikan seluruh produk telah melewati proses quality control yang ketat,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahad menjelaskan, Pertamina membuka posko layanan pengaduan konsumen bagi masyarakat yang mengalami kendala setelah pengisian bahan bakar. Laporan bisa disampaikan langsung ke SPBU tempat pembelian terakhir, atau melalui Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com
, maupun direct message ke akun Instagram @pertamina.135.
“Setiap laporan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur. Keselamatan, kenyamanan, dan kepercayaan pelanggan menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Pertamina memastikan siap melakukan penelusuran teknis di lapangan jika ada laporan valid dari masyarakat. Identifikasi dilakukan dengan mengambil sampel dari SPBU terkait untuk memastikan penyebab masalah.
“Kami berkomitmen menangani setiap keluhan dengan cepat dan transparan,” pungkas Ahad.(BS/za)











