Beri Kenyamanan dan Supaya Pedagang Pasar Keputran Laku, Satpol PP Halau PKL yang Jualan di Badan Jalan

- Publisher

Selasa, 15 Agustus 2023 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan melakukan pemeriksaan kendaraan pengangkut barang yang akan masuk ke kawasan Pasar Keputran Surabaya /Istimewa

i

Petugas gabungan melakukan pemeriksaan kendaraan pengangkut barang yang akan masuk ke kawasan Pasar Keputran Surabaya /Istimewa


BicaraSurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satpol PP melakukan penghalauan kepada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar hingga badan jalan di kawasan Pasar Keputran Surabaya sejak Senin (14/8/2023).

Langkah ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada pedagang Pasar Keputran Surabaya. Juga, untuk mencegah kemacetan dan mengembalikan pedestrian sebagaimana fungsinya.

“Proses (tahapan) ini sebenarnya sudah berjalan selama dua bulan. Kita mulai start di bulan Mei 2023, dengan melakukan sosialisasi, survey dan pendataan kepada para pedagang Pasar Tumpah (PKL),” kata Kepala Satpol PP Surabaya, M Fikser kepada wartawan saat kegiatan penghalauan di Pasar Keputran Selatan Senin, (14/8/2023).

M Fikser menyebut bahwa penghalauan hanya dilakukan kepada PKL atau pedagang Pasar Tumpah di kawasan Keputran Utara dan Selatan. Ini juga dilakukan juga untuk memberikan kenyamanan kepada para pedagang Pasar Keputran supaya dagangan mereka laku.

“Karena mereka sudah mau di dalam, tapi kemudian mereka punya dagangan tidak laku, karena ada banyak sekali pasar tumpah (PKL) yang di luar, yang memang kemudian juga mengganggu pengguna jalan,” paparnya

Dalam giat penghalauan itu, petugas gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan, terbagi ke 12 titik lokasi. Di 12 lokasi tersebut, personel gabungan melakukan pemeriksaan bagi kendaraan yang akan masuk berjualan di kawasan Pasar Keputran Utara dan Selatan.

Baca Juga:  Warga Terdampak Normalisasi Kalianak Direlokasi ke Rusun Romokalisari

Rencananya, penghalauan di kawasan Pasar Keputran ini akan dilakukan Satpol PP Surabaya bersama petugas gabungan hingga sebulan ke depan.

“12 titik ini pintu-pintu masuk mereka ke Pasar Keputran. Jadi yang kita halau adalah mereka yang bukan penghuni (pedagang) di dalam Pasar Keputran. Tapi yang mereka jualan (PKL) di pedestrian, di badan-badan jalan, itu yang kita halau,” ungkapnya.

Fikser juga memastikan, pembeli atau pedagang Pasar Keputran, tak perlu khawatir. Sebab, pedagang atau pembeli tetap bisa melakukan aktivitas jual-beli sebagaimana mestinya.

Baca Juga:  Viral di Medsos, Pemkot Imbau Pencari Koin Jagat Tak Rusak Fasilitas Umum

Bahkan, ia juga memastikan hak pedagang Pasar Keputran terpenuhi. Karenanya, untuk memudahkan pemeriksaan, setiap supplier pasar yang masuk kendaraannya telah diberikan tanda berupa stiker pass.

“Kita bikin stiker atau pass yang menandai bahwa mereka ini adalah supplier pedagang di dalam Pasar Keputran. Itu yang dipersilahkan masuk,” tandasnya. (*/BS02)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB