Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).
Penghargaan ini diberikan karena pemkot telah mensukseskan Gerakan Nasional Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih dalam menyemarakan HUT ke-77 (RI).
Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, Gerakan Nasional Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih yang disupport oleh Kemendagri syarat akan makna bagi Surabaya dan warganya. Makna yang dimaksud adalah menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan itu harus terus dibumikan di Kota Pahlawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan adanya pembagian bendera merah putih ini maka kita dapat mengingat kembali perjuangan dan jasa para pahlawan ketika merebut kemerdekaan, yang tujuannya adalah satu, memberikan kebebasan dan kebahagiaan kepada seluruh warga negara Indonesia,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Senin (5/9/2022).
Selain itu, kata dia, makna yang dapat dipetik dalam pembagian bendera merah putih adalah menggugah semangat perjuangan untuk meraih kemerdekaan di saat ini dan masa yang akan datang.
Sebab menurutnya, perjuangan untuk meraih kemerdekaan saat ini adalah bukan lagi melawan musuh ataupun penjajah. Akan tetapi, kemerdekaan yang dimaksud adalah dari kebodohan, kemiskinan, kesulitan pangan, gizi buruk dan sebagainya.
“Artinya, memaknai pembagian bendera merah putih ini juga harus diimbangi dengan semangat gotong royong dan semangat kebersamaan. Sehingga semangat perjuangan ini terus membara sampai kapanpun untuk memberikan kebahagian kepada masyarakat,” ujarnya.
Karenanya, Wali Kota Eri Cahyadi mengingatkan kepada warga Surabaya agar pengibaran bendera merah putih tidak hanya dilakukan pada tanggal 1 – 31 Agustus atau saat peringatan HUT RI saja. Akan tetapi, pengibaran bendera merah putih itu juga wajib dilakukan di setiap menjelang peringatan hari besar, seperti Hari Pahlawan pada 10 November dan Hari Pancasila.
Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menegaskan, tujuan pengibaran bendera merah putih di setiap hari peringatan besar untuk mengingat kembali perjuangan dan jasa para pahlawan yang telah gugur.
“Mengingat perjuangan dan jasa pahlawan itu harus kita lanjutkan, tidak pernah boleh padam, tidak pernah boleh berhenti, karena perjuangan dalam hidup harus terus dinyalakan untuk mencapai sesuatu yang lebih baik lagi ke depannya,” pungkas dia.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memulai pembagian bendera merah putih itu di Gedung Negera Grahadi, pada Minggu (14/8/2022).
Saat itu, Mendagri Tito Karnavian didampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawasan serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan bendera merah putih secara simbolis kepada sejumlah perwakilan elemen di Kota Pahlawan. Mulao dari organisasi keagamaan, kemasyarakatan, organisasi sosial dan organisasi kepemudaan. (SP02).









