Dua Tahun Vakum, Festival Rujak Uleg Kembali Digelar

- Publisher

Senin, 23 Mei 2022 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Rujak Uleg di Jalan Kembang Jepun (Kya-kya) Surabaya, Minggu (22/5/2022) malam /Dok. Diskominfo Surabaya

i

Festival Rujak Uleg di Jalan Kembang Jepun (Kya-kya) Surabaya, Minggu (22/5/2022) malam /Dok. Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Festival Rujak Uleg dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 729 kembali digelar pasca dua tahun vakum karena situasi Covid-19.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani dan Forkopimda Kota Surabaya membuka langsung festival itu pada Minggu (22/5/2022) malam.

Warga Surabaya pun sangat menikmati berbagai rangkaian festival yang digekar di Jalan Kembang Jepun (Kya-kya) Surabaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersyukur karena pada malam ini Festival Rujak Uleg bisa digelar kembali setelah dua tahun lamanya vakum akibat pandemi. Apalagi, antusiasme warga untuk menyaksikan festival itu sangat luar biasa. Menurutnya, ini menunjukkan kebangkitan Kota Surabaya dan momentum kebangkitan ekonomi Surabaya.

Baca Juga:  Semarak HJKS ke 729, Festival Rujak Uleg dan Parade Budaya Kembali Digelar

“Ayo kita bareng-bareng seluruh warga Kota Surabaya, tolong jaga kota ini, karena yang bisa menjaga kotanya adalah warganya, yang bisa menggerakkan ekonomi adalah warganya. Jadi, mulai sekarang ayo kita bareng-bareng menjadikan Kota Surabaya yang lebih hebat lagi dan humanis,” tegas Eri Cahyadi

Selain itu, Festival Rujak Uleg ini juga untuk trigger dalam rangka menghidupkan kembali kawasan Kya-Kya, Jalan Kembang Jepung, Surabaya.

Menurutnya, inilah tempat makannya di Kota Surabaya, sehingga nanti ke depannya dia memastikan akan menghidupkan lagi tempat makan di kawasan Kya-Kya, menghidupkan lagi Kampung Pecinan, dan menghidupkan kembali barongsai di kawasan tersebut.

Baca Juga:  HJKS 733 Jadi Momentum Dongkrak Wisata dan Ekonomi Surabaya

“Kita punya banyak budaya, kita punya banyak tempat wisata, siapa yang bisa melakukan ini, ya warga Kota Surabaya, kita buktikan malam ini, insyallah dengan kebersamaan pasti bisa. Jadi, ini trigger untuk menghidupkan kawasan ini. Surabaya ini banyak tempat wisata, termasuk wisata kuliner, dan salah satu wisata kuliner itu di Kembang Jepun ini,” kata dia.

Oleh karena itu, ke depannya kawasan itu akan ditata kembali, seperti gedung-gedungnya akan dicat bersama para pengusaha di kawasan tersebut, dan warung-warungnya akan ditata ulang. Karena di kawasan tersebut terkenal dengan kulinernya, maka nanti akan dikembangkan kulinernya.

Baca Juga:  Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Magnet Wisata, Warga dari Berbagai Daerah Serbu Surabaya

“Jadi, menikmati kuliner Surabaya nanti bisa di Tunjungan Romansa dan juga bisa di Kya-Kya, nanti juga akan ada barongsainya,” tegasnya.

Menurut Eri Cahyadi, dengan semangat dan kekuatan yang luar biasa dari warga Kota Surabaya, maka dia yakin akan bisa menghidupkan kembali kawasan Kya-Kya itu.

“Kalau nguleg bareng aja kita bisa, maka membangun Surabaya lebih hebat lagi dengan kebersamaan, insyallah kita pasti bisa. Memang kesempurnaan itu hanya milik Gusti Allah, tapi kita harus terus mencoba, karena apapun harus kita lakukan untuk kepentingan umat,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB