Pemkot Surabaya Terima Bantuan Masker dan Hand Sanitizer dari Kemensos

- Publisher

Minggu, 28 Februari 2021 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensos Risma menyerahkan bantuan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi /Ist

i

Mensos Risma menyerahkan bantuan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi /Ist


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima bantuan dari Kementerian Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI). Bantuan tersebut diserahkan langsung Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Halaman Balai Kota, Minggu (28/2/2021).

Puluhan kardus bantuan ini berisi hand sanitizer dan masker. Rinciannya yakni sebanyak 448 karton dengan total 10.752 botol hand sanitizer. Sedangkan masker medis, berjumlah 25 karton dengan total 50 ribu pcs.

Baca Juga:  Berkat Inovasi Pengelolaan Limbah Popok, Surabaya Masuk Top 50 Bloomberg Mayors Challenge 2025

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bantuan dari Kemensos ini akan diinput dengan data Surabaya Peduli Bencana dan Peduli Covid-19 milik Pemkot Surabaya. Nantinya, puluhan ribu hand sanitizer dan masker medis tersebut akan didistribusikan kepada tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Kota Pahlawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apabila kebutuhan nakes sudah mencukupi, maka akan kita bagikan kepada warga,” kata Wali Kota Eri.

Puluhan kardus berisi bantuan hand sanitizer dan masker /Ist
Puluhan kardus berisi bantuan hand sanitizer dan masker /Ist

Orang nomor satu di Kota Pahlawan ini menjelaskan, untuk saat ini salah satu fokus tujuannya adalah dapat menyelesaikan persoalan pandemi Covid-19. Meski menurutnya, hingga detik ini beberapa kelurahan sudah zona hijau atau nol kasus.

Baca Juga:  Pasar Turi Baru 90 Persen Siap Dibuka

“Tinggal beberapa titik kelurahan yang belum hijau kita arahkan ke sana. Sambil pencegahan yang kita lakukan supaya yang hijau tidak bergerak naik. Lalu yang zona orange bergerak hijau kita akan fokus ke sana,” tegas dia.

Sementara itu, Mensos Risma menambahkan, sebenarnya bantuan itu merupakan bantuan dari warga yang belum sempat diberikan kepada Pemkot Surabaya.

“Kita baru sempat serahkan hari ini karena beberapa minggu lalu harus berkeliling mulai berbagai kota yang ada di Indonesia,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB