Normalisasi Sungai Kalianak, Pemkot Surabaya Angkut 10 Dump Truck Sampah

- Publisher

Senin, 15 September 2025 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Tahap pertama normalisasi ruang Sungai Kalianak tuntas dikerjakan. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) menggelar kerja bakti pembersihan di sisi timur sungai tersebut, Minggu (14/9).

Kegiatan ini difokuskan pada pengangkatan sampah, kayu, dan bambu yang menghambat aliran sungai. “Kami sisir mulai dari jembatan, sampah yang menumpuk hingga kayu-kayu tak terpakai langsung kami angkut,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Surabaya, Dwi Hargianto dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (15/9/2025).

Baca Juga:  Ratusan Warga Dimakamkan Secara Prokes, Pemkot Buat Peti Mati untuk Bantu Ringankan Beban Keluarga

Pembersihan melibatkan kolaborasi lintas instansi, mulai dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), hingga perangkat wilayah setempat. Dishub mengatur lalu lintas selama kegiatan berlangsung untuk meminimalisir kemacetan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dwi menekankan, kerja bakti ini bukan sekadar pembersihan fisik sungai, tetapi juga edukasi bagi warga. “Ketertiban dan kenyamanan kota ditentukan dari lingkungan yang bersih. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan sangat penting,” ujarnya.

Baca Juga:  39 Bangunan Liar di Asemrowo Dibongkar, Saluran Dipulihkan untuk Cegah Banjir

Dari hasil kerja bakti, tim berhasil mengangkut 10 dump truck sampah. “Sampah-sampah tersebut kami kumpulkan lalu dibuang ke tempat pembuangan akhir,” jelas Achmad Idi Pratikno, Ketua Tim Kerja Pemeliharaan Prasarana Drainase DSDABM Surabaya.

Idi menambahkan, normalisasi Sungai Kalianak merupakan program jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir. Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat menjaga keberlanjutan program ini.

“Normalisasi tidak akan optimal tanpa partisipasi warga. Dukungan mereka sangat menentukan dampak positif dari upaya ini,” pungkasnya. (BS/Za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB