Gubernur Khofifah Gerak Cepat Tanggap Hak Korban Longsor Pamekasan

- Publisher

Jumat, 26 Februari 2021 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah didampingi Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat meninjau lokasi longsor /Ist

i

Gubernur Khofifah didampingi Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat meninjau lokasi longsor /Ist


Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi lokasi bencana tanah longsor di pondok pesantren An-Nidhamiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Kamis (25/2/2021) sore.

Bencana longsor yang terjadi sekitar pukul 00:30 WIB pada Rabu (24/2/2021) dini hari tersebut, menimpa tiga Gedung, hingga mengakibatkan lima santriwati meninggal dunia.

Dalam kunjungannya, Khofifah juga tampak bersama Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar. Khofifah langsung memantau titik longsor pesantren di bawah asuhan H. Muhaidi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bersama rombongan datang kesini untuk menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga para santri yang dipanggil oleh Allah SWT diterima amal ibadahnya,” kata Gubernur Khofifah.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Sebut PPKM Mikro Efektif Turunkan Covid-19 di Jatim

Khofifah juga memanjatkan bacaan Al Fatihah kepada para santriwati yang sudah meninggal dunia dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan bisa mendapatkan kesabaran. Gubernur pertama perempuan di Jatim ini juga memastikan bahwa pihaknya akan melakukan penanganan pascabencana dengan sebaik-baiknya.

Pihaknya telah menginstruksikan kepada jajarannya, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan agar supaya secepatnya memberikan bantuan dan memperbaiki pondok agar proses belajar mengajar berjalan seperti sedia kala.

Bahkan, ia juga memerintahkan kepada pihak Jasa Raharja supaya secepatnya memberikan hak-haknya kepada keluarga korban. Baik yang meninggal dunia maupun korban yang mengalami patah tulang.

“Ini wilayahnya Pak Bupati nanti bagaimana memberikan penguatan dan keamanan bagi seluruh proses pengembangan pesantren An-Nidhamiyah ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemprov Jatim Tambah 18 RS Rujukan Covid-19 Baru dan RS Darurat

Sementara itu, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan terima kasih atas kedatangan gubernur beserta jajaran Forkopimda Jatim.

“Semoga bisa membangkitkan kembali semangat para pengasuh, tenaga pendidikan, dan santri untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar. Kita juga  sedang berkoordinasi lebih jauh lagi untuk melakukan beberapa pembangunan di pesantren ini,” kata Tamam.

Di waktu yang sama, Pengasuh Pesantren, H. Muhaidi menyampaikan rasa terimakasih kepada para aparat, karena bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada pesantren yang telah didirikannya sejak 2004 silam.

“Dengan kehadiran Ibu Gubernur, Bapak Kapolda, Bapak Pangdam V Brawijaya, serta Bapak Bupati Pamekasan yang sudah datang dua kali menjenguk kami, dengan kehadiran semuanya kami berharap bisa mensupport kami, serta diharapkan masyarakat dapat kembali mempercayai pesantren ini,” tuturnya.

Baca Juga:  IKA Unair Gelar Vaksinasi Massal di Lingkungan Pondok Pesantren

Kyai Muhaidi menambahkan, jika Gubernur Khofifah juga mengatakan kepada pihaknya bakal segera bertindak cepat memberikan keamanan di lingkungan ponpes.

Adapun bantuan dari orang nomer satu di Jatim ini di antaranya berupa uang santunan untuk lima korban meninggal dunia, yaitu masing-masing keluarga korban mendapat Rp10 juta. Kemudian uang santunan untuk satu korban luka berat sebesar Rp5 juta. Selain itu juga berupa 100 paket sembako, 50 matras, 50 paket sandang dan 50 selimut.

Sebagai diketahui, lima santri yang meninggal dunia telah dipulangkan ke rumah duka masing-masing. Satu orang yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan. (BS02)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim
Batik Jatim Berlayar, Khofifah Bidik Pasar Global dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB