Konsisten Bantu Tangani Covid-19, TKSK Surabaya Terima Penghargaan dari Gubernur

- Publisher

Selasa, 15 Desember 2020 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator TKSK Surabaya, Wiji saat menerima penghargaan dari Gubernur Khofifah di DBL Arena Surabaya, Sabtu (12/12/2020) /Ist

i

Koordinator TKSK Surabaya, Wiji saat menerima penghargaan dari Gubernur Khofifah di DBL Arena Surabaya, Sabtu (12/12/2020) /Ist


Bicarasurabaya.com – Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Surabaya menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (12/12/2020).

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim karena telah konsisten membantu menangani pandemi Covid-19.

Koordinator TKSK Surabaya, Wiji mengatakan, selain masalah PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) penanganan pandemi Covid-19 menjadi salah satu fokus utama kegiatan sosial TKSK Surabaya saat ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang selama ini teman-teman hampir 60 persen melaksanakan penanganan Covid-19. Mulai tracing, bloking area, hingga evakuasi,” kata Wiji saat dikonfirmasi, Selasa (15/12/2020).

Baca Juga:  Dongkrak Potensi Lokal, Pemprov Jatim Gandeng Pegiat Medsos

Sejak pandemi Covid-19 melanda, ia bersama rekan-rekan TKSK Surabaya terjun membantu pemerintah menangani dan mencegah penyebaran virus tersebut. Tak hanya sekadar melakukan penyemprotan disinfektan, mereka juga terjun ke lapangan untuk melakukan evakuasi pasien Covid-19.

Meski risiko terpapar Covid-19 itu sangat besar, namun yang dilakukan mereka ini adalah bentuk manifestasi ibadah dan pengabdian sosial kepada masyarakat.

“Karena itu kita kemudian mendapat penghargaan dari Ibu Gubernur Khofifah, atas nama TKSK Surabaya,” ungkap Wiji.

Pria yang juga sebagai TKSK Kecamatan Wiyung Surabaya ini menjelaskan, pada dasarnya di setiap kabupaten atau kota penanganan PMKS itu sama. Sementara di Surabaya sendiri, TKSK juga terlibat dalam penanganan Covid-19.

Baca Juga:  Mulai Berlakukan PPKM, Mal di Surabaya Boleh Buka Sampai Pukul 20.00 WIB

“Jadi kalau di Surabaya itu lengkap teman-teman. Mulai penyemprotan disinfektan terjun, bloking area terjun, evakuasi pasien dan tracing juga terjun. Jadi siap semua,” terang Wiji.

Meski pengabdian yang dilakukannya itu hanya dibayar tali asih dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, namun apa yang mereka kerjakan ini setidaknya sedikit banyak membantu pemerintah menangani PMKS dan pandemi Covid-19.

“Harapan kami untuk kabupaten kota juga lebih memperhatikan lagi teman-teman TKSK. Ada juga yang sudah mendapat tali asih dari masing-masing kota, ada pula yang mendapat motor operasional,” ucap dia.

Baca Juga:  Rumah Sakit Lapangan Tembak Resmi Beroperasi, Pasien dari Rujukan RS Sowandhie

Di sisi lain, Wiji juga berharap kepada pilar-pilar sosial lain agar ke depan dapat terus menjalin kerjasama dan sinergi dalam berbagai kegiatan penanganan PMKS di Kota Surabaya.

“Harapan kami kita dapat bekerja bersama. Bekerja bareng-bareng mengatasi PMKS yang ada di Surabaya,” tandas Wiji. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB