Tiga Kepala Daerah Terpilih Ini Duduk Bersama Bahas Pembangunan Kawasan Surabaya Raya ke Depan

- Publisher

Selasa, 23 Februari 2021 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari kiri, Bupati Gresik terpilih Akhmad Yani, Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi serta Bupati Sidoarjo terpilih Ahmad Muhdlor /Ist

i

Dari kiri, Bupati Gresik terpilih Akhmad Yani, Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi serta Bupati Sidoarjo terpilih Ahmad Muhdlor /Ist


Bicarasurabaya.com – Pembangunan kawasan Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) ke depan bakal saling terkoneksi. Sebab, Wali Kota Surabaya terpilih, Eri Cahyadi sudah bertemu dengan Bupati Sidoarjo terpilih Ahmad Muhdlor serta Bupati Gresik terpilih Akhmad Yani.

Ketiga kepala daerah terpilih ini duduk bersama untuk saling menyamakan persepsi. Ketiganya berkomitmen untuk berkolaborasi agar pembangunan kawasan Surabaya Raya ke depan bisa saling terkoneksi.

“Alhamdulillah saya sudah bertemu Ahmad Muhdlor Ali, bupati terpilih Sidoarjo, dan Fandi Akhmad Yani, bupati terpilih Gresik. Kami menyamakan frekuensi terkait sinergi dan kolaborasi pembangunan kawasan karena sesungguhnya Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik saling berhubungan, relasinya sangat dekat, terutama mobilitas warganya yang saling terkoneksi,” kata Eri Cahyadi seperti dilansir dari laman facebook pribadinya, Selasa (23/2/2021).

Eri mengaku, pertemuan ini untuk membangun kesepahaman bersama. Bagi ketiganya, gotong royong skala Jawa Timur, nasional, dan bahkan global adalah komitmen bersama untuk membawa masing-masing daerahnya semakin maju. Setidaknya ada lima hal yang dibahas dan disepakati dalam pertemuan selama 120 menit tersebut.

“Yakni, integrasi penanganan pandemi COVID-19, manajemen transportasi terpadu, manajemen sungai terpadu, dan pengembangan manajemen pengetahuan untuk meningkatkan kualitas inovasi antardaerah dan infrastruktur jalan,” tulis Eri.

Sedangkan terkait penanganan Covid-19 ke depannya, Eri menyebut, bahwa ketiga daerah di Jatim ini harus saling bersinergi dan mendukung.

Baca Juga:  Pemkot Buka Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Kategori Mahasiswa

“Selain aspek pencegahan, untuk tracing semestinya bisa saling support jika memang pasien punya mobilitas di antara daerah-daerah ini,” lanjut dia.

Sementara itu, Gus Muhdlor sapaan lekat Bupati Sidoarjo terpilih menyampaikan pentingnya keterpaduan program antar daerah. Salah satunya adalah manajemen transportasi terpadu.

“Kami juga sepakat untuk membangun sistem manajemen pengetahuan yang memungkinkan adanya replikasi inovasi antar daerah,” kata Gus Muhdlor.

Menurut dia, dengan adanya manajemen pengetahuan, ide dan gagasan inovatif antar daerah saling bisa diakses. “Sehingga mendorong kolaborasi dalam melahirkan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” lanjut dia.

Baca Juga:  Ini Nomor Pengaduan Jika Temukan Pungli di Pemkot Surabaya

Hal yang sama juga disampaikan Gus Yani – sapaan lekat Bupati Gresik terpilih. Ia menyampaikan pentingnya integrasi program terkait manajemen penanganan banjir. Salah satunya adalah banjir Kali Lamong yang menjadi problem klasik.

“Penanganan banjir Kali Lamong harus terintegrasi secara kelembagaan, karena secara kewilayahan, pengaturan sungai dan sistem pengendali banjir Kali Lamong tersebar di Gresik, Mojokerto, dan Surabaya,” kata Gus Yani.

Terlepas dari semua itu, ketiga kepala daerah ini meyakini, bahwa sinergi dan kolaborasi ini akan melahirkan ribuan inovasi yang bakal meningkatkan kemajuan kawasan Surabaya Raya. (BS02).

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB