Soal Kriteria Calon Kepala Dinas, Eri Cahyadi: Mudah Diwawancarai Wartawan

- Publisher

Selasa, 7 September 2021 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

i

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.


Bicarasurabaya.com – Beberapa jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya kosong dan diisi sementara Pelaksana Tugas (Plt). Sejak Senin (6/9/2021) kemarin, pemkot mulai mengadakan asesmen untuk seleksi mengisi kekosongan jabatan tersebut.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengungkapkan salah satu syarat dan kriteria yang cocok untuk mengisi jabatan Kepala OPD. Salah satu kriteria itu yakni, mudah diwawancarai oleh wartawan.

“Jadi kriteria itu salah satunya mudah diwawancarai wartawan,” kata Eri Cahyadi kepada awak media beberapa waktu lalu.

Menurutnya, ketika seorang wali kota saja mudah diwawancarai awak media, namun kenapa Kepala OPD justru yang susah. Maka dari itu, ia menginginkan agar sosok pemimpin itu juga harus humble, baik kepada masyarakat maupun awak media.

“Dadi wartawan nek takok gak angel-angel. (Jadi wartawan kalau konfirmasi tidak susah-susah). Goleki (mencari) kepala dinas diwawancarai angel (susah), awak dewe wali kotane gak angel, kok kepala dinase angel (saya sendiri wali kota mudah diwawancarai, kok kepala dinas susah). Jadi salah satu kriteria (kepala dinas) itu mudah diwawancarai,” tegasnya.

Baca Juga:  Tudingan Suap Tak Berdasar, Camat Bulak Tegaskan Penataan Parkir Sesuai Prosedur

Tak hanya humble dan mudah dikonfirmasi awak media, Wali Kota Eri juga menginginkan sosok Kepala OPD itu pintar serta memiliki integritas dan moral bagus. Namun, yang terpenting lagi ialah pejabat itu harus the right man on the right place. Artinya, orang yang tepat ditempatkan di posisi yang tepat.

“Jadi saya selalu sampaikan pejabat itu harus the right man on the right place.
Kedua, pejabat bekerja harus sesuai dengan hatinya,” terangnya.

Sebagai diketahui, sembilan jabatan Kepala OPD Pemkot Surabaya yang masih dijabat Plt di antaranya, Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD), Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A), dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR).

Baca Juga:  Pasca Pesta Seks Sesama Jenis, PHRI-Pemkot Perkuat Koordinasi dan Perketat Pengawasan Hotel

Selain itu, ada pula Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Sekretariat DPRD Surabaya, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan Dirut RSUD Soewandhie. Sedangkan dua camat yang kosong, yakni Gubeng dan Mulyorejo. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB