Kementan dan Satgas Pangan Jatim Sidak Kampung Tempe Tenggilis

- Publisher

Sabtu, 9 Januari 2021 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementan bersama Satgas Pangan Jatim saat meninjau Kampung Tempe Tenggilis Surabaya /Ist

i

Kementan bersama Satgas Pangan Jatim saat meninjau Kampung Tempe Tenggilis Surabaya /Ist


Bicarasurabaya.com – Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) bersama Satgas Pangan Jawa Timur melakukan sidak di sejumlah rumah produksi tempe di Jalan Tenggilis Kauman, Gang Buntu, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Sabtu (9/1/2021).

Kunjungan ini menindaklanjuti terkait adanya kesepakatan Nasional antara importir, distributor dan pengrajin tempe dan tahu. Kesepakatan bersama itu mengenai harga kedelai Rp 8.500 di tingkat pengrajin.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI, Agung Hendriadi menyatakan, kedatangannya ke Jawa Timur khususnya di Surabaya ini untuk melakukan monitoring harga kedelai. Menurutnya, bahwa negara harus hadir di saat ada kenaikan bahan pokok seperti kedelai, pada tanggal 7 Januari 2021.

“Saya datang ke sini (Tenggilis, Surabaya) bersama Satgas Pangan Jatim untuk melakukan monitoring harga kedelai khususnya di Surabaya,” kata Agung.

Dari hasil tinjauannya itu, Agung mengungkapkan, bahwa sudah ada yang menggunakan harga Rp. 8.500 namun juga masih ada yang belum. Sehingga ini menjadi tugas Satgas Pangan Jatim untuk terus melakukan monitoring. Hal itu diharapkan agar tidak merugikan pengrajin tempe maupun importir.

“Setelah saya melakukan monitoring di sini sudah ada yang menjual dengan harga Rp 8.500 dan ada yang belum. Namun ini tugas Satgas Pangan Jatim untuk terus melakukan monitoring,” terang dia.

Baca Juga:  Tidur di Hotel Surabaya Lebih dari 3 Hari Diimbau Menunjukkan Hasil Swab Negatif
Kementan bersama Satgas Pangan Jatim saat meninjau Kampung Tempe Tenggilis Surabaya /Ist

Sementara itu, Satgas Pangan Jatim yang sekaligus Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Suryono menjelaskan, bahwa kesepakatan secara nasional baru dilakukan kemarin, Jum’at (8/1/2021). Kemungkinan informasi tersebut belum tersosialisasikan ke importir dan distributor.

“Kesepakatan dari tingkat nasional ini baru dilakukan kemarin, sehingga belum tersosialisasikan ke importir maupun distributor. Namun Satgas Pangan Jatim akan tetap melakukan monitoring,” kata AKBP Suryono.

Oleh karena itu, AKBP Suryono menegaskan, bahwa Satgas Pangan Jatim memberikan batas waktu hingga tiga bulan ke depan. Jika masih ditemukan harga yang ada di distributor maupun importir belum sesuai dengan ketentuan atau kesepakatan nasional, pihaknya akan melakukan tindakan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Jangan Kaget Jika Nanti Banyak Mutasi di Lingkup Pemkot Surabaya

“Kita berikan waktu sampai tiga bulan ke depan, bagi importir maupun distributor untuk sama-sama bisa menstabilkan harga kedelai. Namun jika masih ditemukan harga tidak sesuai kesepakatan nasional, Satgas Pangan Jatim akan bertindak sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB