Plt Wali Kota Surabaya Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pasca Libur Nataru

- Publisher

Jumat, 25 Desember 2020 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana (tengah) di sela audiensi bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jum'at (25/12/2020) sore /foto: Bicara Surabaya

i

Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana (tengah) di sela audiensi bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jum'at (25/12/2020) sore /foto: Bicara Surabaya


Bicarasurabaya.com – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana melakukan audiensi bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jum’at (25/12/2020) sore.

Audiensi tersebut dalam rangka membahas antisipasi lonjakan penularan Covid-19 pasca Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

Plt wali kota yang akrab disapa WS ini menyatakan, ada beberapa hal yang dibahas dalam audiensi ini. Di antaranya adalah antisipasi lonjakan serta pengaktifan ‘Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo’.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi ngobrol untuk koordinasi, khususnya penanganan Covid-19 di Surabaya. Ini kan paling sentral untuk Jawa Timur kan Surabaya, apalagi nanti menjelang malam tahun baru ini,” kata WS saat ditemui usai audiensi.

Baca Juga:  Plt Wali Kota Surabaya Turut Salatkan Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Ia menyampaikan, Pemkot Surabaya bersama Pemprov Jatim juga menyepakati untuk mengaktifkan kembali Kampung Tangguh di setiap wilayah Surabaya. Ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penularan pasca libur Nataru.

“Alhamdulillah tadi kita sudah sepakati. Insya Allah untuk Kampung Tangguh kita aktifkan lagi. Mungkin nanti saya bersama Bu Gubernur dan Forkopimda Provinsi juga kita coba keliling untuk mengaktifkan lagi,” ungkap dia.

Untuk mendukung hal itu, pemkot bakal segera mencairkan bantuan dana hibah bagi Kampung Tangguh. Ini diharapkan pula dapat menjadi stimulan bagi warga untuk menjaga kampungnya dari penyebaran Covid-19 saat libur panjang Nataru.

Baca Juga:  DPRD Usulkan Whisnu Sakti Buana Jadi Wali Kota Surabaya Definitif

“Insya Allah minggu depan dana bantuan hibah Kampung Tangguh Covid-19 kita turunkan dari pemerintah kota. Sekaligus kita aktifkan, sambil (warga) menjaga kampungnya di era masa libur panjang tahun baru ini,” jelas dia.

Menurut dia, selain pengamanan Nataru, fokus utama Pemkot Surabaya saat ini adalah mengantisipasi penularan Covid-19 pasca libur panjang. Karenanya pihaknya juga mengimbau Ketua RT/RW agar dapat mendata warganya usai liburan dari luar kota.

Baca Juga:  Kasus Aktif Covid-19 di Jatim Terendah Kedua se-Indonesia

“Memang kita fokuskan untuk bisa pengamanan libur panjang tahun baru ini, sambil kita aktifkan lagi RT/RW untuk mendata warganya yang liburan,” papar dia.

Tak hanya itu, Whisnu menyebut, untuk mengantisipasi terjadinya kluster baru pasca libur Nataru, pemkot juga menyiapkan puskesmas di 31 kecamatan Surabaya untuk memfasilitasi swab bagi warga yang usai bepergian dari luar kota.

“Sehingga nanti pasca liburan jangan sampai ada kluster baru yang muncul. Kita siapkan juga puskesmas-puskesmas terdekat untuk mendekati warga-warga yang pulang dari liburan untuk kita swab gratis,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB