Bicarasurabaya.com – Lima bangunan yang selama ini berdiri di sempadan saluran kawasan Pacar Kembang, Surabaya, ditertibkan. Lahan yang sebelumnya ditempati warung hingga rumah tinggal itu akan diaspal untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar Traffic Light (TL) Jalan Tambang Boyo.
Bangunan liar yang berdiri di atas lahan sempadan saluran di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU SDA) Provinsi Jawa Timur.
Kabid Pengendalian Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Surabaya, Mudita Dhira Widaksa, mengatakan penertiban dilakukan setelah melalui sejumlah tahapan. Mulai dari sosialisasi, pendataan, hingga pemberian surat peringatan pertama sampai ketiga kepada pemilik bangunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penertiban ini sudah melalui sosialisasi dan pemberian surat peringatan pertama hingga ketiga oleh DPU SDA Provinsi Jawa Timur,” kata Mudita, Jumat (30/10/2026).
Pemkot Surabaya bersama DPU SDA Jatim juga melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui tokoh setempat, RT, dan RW sebelum penertiban berlangsung.
Lima bangunan yang ditertibkan terdiri dari warung kopi, warung makan, garasi mobil, rumah jahit, dan rumah tinggal. Saat petugas datang, seluruh bangunan sudah dalam kondisi kosong dan tidak berpenghuni.
Meski demikian, aliran listrik dan air masih tersambung. Petugas kemudian berkoordinasi dengan PLN dan PDAM untuk memutus sambungan sebelum pembongkaran dilanjutkan.
Mudita menyebut lahan bekas bangunan akan diaspal oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya. Penataan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan di sekitar persimpangan Jalan Tambang Boyo.
“Harapannya, setelah dilakukan pengaspalan, kawasan ini bisa membantu mengurai kemacetan sehingga masyarakat dapat melintas dengan nyaman,” ujarnya.
Pemkot Surabaya juga mengingatkan masyarakat agar tidak kembali mendirikan bangunan di kawasan sempadan saluran. Area tersebut bukan diperuntukkan bagi tempat usaha maupun hunian.
Penertiban ini diharapkan tidak hanya mengembalikan fungsi sempadan saluran, tetapi juga mendukung penataan kawasan dan kelancaran lalu lintas di Tambaksari. (BS/za)











