Bicarasurabaya.com – Persebaya Surabaya harus mengatur kebugaran pemain di tengah jadwal pertandingan yang padat. Rotasi menjadi opsi penting bagi pelatih Bernardo Tavares saat Green Force menjamu Persijap Jepara pada pekan kedelapan Super League 2026/2027.
Persebaya akan menghadapi Persijap di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (30/10/2026). Laga ini menjadi pertandingan keempat Bajol Ijo dalam rentang kurang dari dua pekan.
Sebelumnya, Francisco Rivera dan kawan-kawan menghadapi PSS Sleman pada 18 Oktober, bertandang ke markas PSM Makassar pada 22 Oktober, kemudian menaklukkan Madura United 3-1 pada 26 Oktober.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan jeda hanya empat hari sejak pertandingan terakhir, kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama tim pelatih. Tavares pun mengakui ada sejumlah posisi yang memungkinkan untuk dirotasi demi menjaga kebugaran skuad.
“Jadwal yang padat membuat kami harus benar-benar memperhatikan kondisi pemain. Ada posisi yang memungkinkan untuk kami rotasi, tetapi ada juga posisi yang pilihannya terbatas karena beberapa pemain belum siap tampil,” ujar Tavares dikuitip dari laman resmi klub, Jumat (30/10/2026).
Pelatih asal Portugal itu akan mengevaluasi kondisi pemain dalam latihan sebelum menentukan komposisi tim. Rotasi tidak bisa dilakukan secara menyeluruh karena ketersediaan pemain di sejumlah posisi masih terbatas.
“Kami akan melihat kondisi mereka dalam latihan dan mengevaluasi kesiapan masing-masing. Jika memungkinkan untuk melakukan rotasi, kami akan melakukannya,” jelasnya.
Rotasi dibutuhkan agar Persebaya tidak kehilangan tenaga dalam menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya. Apalagi, tim juga dituntut menjaga momentum setelah meraih kemenangan 3-1 atas Madura United.
Namun, Tavares tetap mengingatkan anak asuhnya agar tidak menganggap Persijap sebagai lawan mudah. Meski kini berada di dasar klasemen dengan satu hasil imbang dan enam kekalahan, tim tamu dinilai berpotensi merepotkan.
Persijap diperkirakan menerapkan pertahanan rapat atau low block dan mengandalkan serangan balik. Situasi itu menuntut Persebaya tetap sabar, disiplin, serta cermat mengantisipasi transisi permainan lawan.
“Mereka mungkin berada di papan bawah klasemen, tetapi tetap tim yang bagus. Kami harus mengantisipasi kemungkinan mereka bermain dengan low block dan mengandalkan serangan balik,” kata Tavares.
Dengan jadwal yang rapat dan kondisi pemain yang terus dievaluasi, Persebaya membutuhkan komposisi terbaik untuk menghadapi Persijap. Rotasi diharapkan bisa menjaga kebugaran tanpa mengurangi kekuatan Green Force di hadapan Bonek dan Bonita. (BS/za)











