Ngabuburit Asyik di Tugu Pahlawan, Ramah di Kantong

- Publisher

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Ramadan identik dengan ngabuburit. Kalau biasanya cuma cari takjil atau nongkrong di kafe, tahun ini ada opsi yang lebih seru dan tetap ramah di kantong: ngabuburit di Tugu Pahlawan.

Cukup bayar tiket mulai Rp5.000, pengunjung sudah bisa menikmati suasana sore di ruang terbuka hijau, berburu kuliner, sekaligus masuk ke Museum Sepuluh Nopember untuk wisata sejarah.

Acara digelar pada 28 Februari dan 1 Maret 2026, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Datang lebih awal jadi pilihan tepat biar bisa santai, keliling bazar UMKM, lalu berbuka sambil menikmati hiburan.

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya Saidatul Ma’munah mengatakan konsep tahun ini dibuat lebih segar untuk menarik minat anak muda. Jika sebelumnya identik dengan kuliner tradisional, kini pilihan jajanan lebih kekinian.

“Kami ingin anak muda makin tertarik datang ke Tugu Pahlawan, tapi tetap ada muatan sejarahnya,” ujarnya dalam keterangannya yang dikutip, Kamis (26/2/2026).

Tahun ini konsepnya dibuat lebih fresh. Selain jajanan tradisional, tersedia juga pilihan kuliner kekinian yang cocok buat selera anak muda. Area duduk sudah disiapkan, tapi pengunjung juga boleh bawa tikar sendiri untuk suasana lebih santai ala mini piknik.

Baca Juga:  KNKT Ungkap Titik Awal Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Menjelang azan magrib, ada kultum singkat, musik Islami, hingga pertunjukan ludruk dan penampilan talenta lokal binaan Pemkot Surabaya. Jadi bukan sekadar nongkrong, tapi juga ada hiburannya.

Yang bikin beda, museum tetap buka selama acara. Pengunjung bisa ikut kuis interaktif seputar sejarah perjuangan Surabaya dan peristiwa 10 November. Konsepnya ringan, jadi tetap fun meski sambil belajar.

“Ngabuburit tetap jalan, tapi nilai kepahlawanan tetap kami kuatkan,” kata Saida.

Baca Juga:  Jejak Johan Silas di Surabaya, Dari Rusunawa hingga Cagar Budaya

Buat yang ingin ngabuburit dengan suasana berbeda, lebih tenang, tapi tetap punya nilai, ini bisa jadi alternatif menarik. Murah, dapat hiburan, dapat ilmu, dan tetap bisa update konten estetik berlatar ikon kota.

Tiket bisa dipesan lewat laman tiketwisata.surabaya.go.id.

Ramadan tak melulu soal menunggu magrib. Di Tugu Pahlawan, ngabuburit bisa jadi momen santai, hemat, sekaligus tambah wawasan.(BS/za) 

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB