Persebaya Menang Dramatis atas Madura United, Yuran dan Yann Jadi Penentu

- Publisher

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persebaya Vs Madura United 3-1, Dua Gol di Injury Time Jadi Penentu. (Foto: @officialpersebaya)

i

Persebaya Vs Madura United 3-1, Dua Gol di Injury Time Jadi Penentu. (Foto: @officialpersebaya)

Bicarasurabaya.com – Persebaya Surabaya menuntaskan Derby Suramadu dengan kemenangan 3-1 atas Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (26/10/2026). Sempat kehilangan keunggulan, Green Force memastikan tiga poin lewat gol Yuran Fernandes dan Yann Mabella pada masa injury time.

Kemenangan pada pekan ketujuh Super League 2026/2027 itu mendapat apresiasi dari pelatih Bernardo Tavares. Ia menilai para pemain menunjukkan agresivitas, intensitas, dan semangat juang yang ingin dijadikannya sebagai identitas permainan Persebaya.

“Saya sangat menyukai sikap dan karakter yang ditunjukkan para pemain malam ini. Mereka bermain agresif, memiliki intensitas tinggi, dan terus bergerak untuk menciptakan ruang,” ujar Tavares seusai pertandingan.

Persebaya mengawali laga dengan tampil menekan. Miguel Pereira membawa Green Force unggul pada menit ke-22. Namun, pertandingan berubah setelah Madura United kehilangan satu pemain akibat kartu merah pada menit ke-57.

Unggul jumlah pemain, Persebaya berusaha mengendalikan permainan. Akan tetapi, Madura United justru mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas pada babak kedua. Gol tersebut membuat laga kembali terbuka dan memaksa tuan rumah bekerja lebih keras untuk mengamankan kemenangan.

Tavares mengakui Persebaya sempat kesulitan mengembangkan permainan setelah lawan menyamakan skor. Permainan langsung Madura United dan kehadiran pemain-pemain bertubuh tinggi di lini depan menjadi ancaman bagi pertahanan Green Force.

Pelatih asal Portugal itu mengaku sudah mengantisipasi situasi tersebut melalui pergantian pemain. Risto Mitrevski dan Sadida Nugraha dimasukkan untuk membantu meredam ancaman lawan sekaligus memberi waktu pemulihan kepada pemain yang telah bekerja keras.

Baca Juga:  Eks Bupati Ponorogo Dituntut 7 Tahun Penjara Kasus Suap dan Gratifikasi

“Kami sudah memperkirakan Madura United akan memasukkan pemain-pemain bertubuh tinggi ke lini depan. Kami berusaha mengantisipasinya dengan segera memasukkan Risto dan Sadida,” jelasnya.

Hujan dan lapangan basah juga memengaruhi alur permainan. Menurut Tavares, beberapa umpan tidak berjalan sesuai rencana, tetapi para pemain tetap berusaha menekan hingga pertandingan mendekati akhir.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-90. Miguel Pereira dilanggar di kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih. Yuran Fernandes yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-90+1 dan membawa Persebaya kembali unggul 2-1.

Baca Juga:  Mudik Gratis Kapal Laut Jangkar-Raas dan Sapudi Resmi Diberangkatkan

Madura United berusaha mengejar gol penyeimbang pada sisa waktu. Namun, Persebaya justru menambah keunggulan melalui Yann Mabella pada menit ke-90+6. Tendangan melengkung Yann memastikan kemenangan tuan rumah menjadi 3-1.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Dua gol pada penghujung pertandingan memastikan Persebaya mengamankan tiga poin di hadapan Bonek dan Bonita.

Tavares mengaku bangga dengan perjuangan timnya. Ia meminta para pemain mempertahankan karakter permainan tersebut saat menghadapi laga berikutnya.

“Kami harus mempertahankan karakter tersebut pada pertandingan berikutnya. Siapa pun lawannya, kami harus terus menunjukkan agresivitas, intensitas, dan semangat yang sama,” tandasnya. (BS/za)

Berita Terkait

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia
Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak
Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
BNPB Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor, Jatim-Jateng Jadi Perhatian
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Kos 6 Lantai di Surabaya Dihentikan
Cuaca Surabaya Hari Ini, Hujan Ringan Mengintai
Parade Surabaya Juang 2026 Digelar 1 November, Ini Rute dan Acaranya
Kurangi Macet Nataru, Kemenhub Usul WFH pada 3 Tanggal Ini

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:11 WIB

BNPB Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor, Jatim-Jateng Jadi Perhatian

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Belum Kantongi Izin, Pembangunan Kos 6 Lantai di Surabaya Dihentikan

Berita Terbaru

Foto: Humas Pemprov Jatim

Bicara Jatim

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:09 WIB

Foto: Diskominfo Surabaya

Bicara Kota

Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:40 WIB

Foto: Istimewa

Bicara Ekonomi

Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:07 WIB