Polisi Tunggu Hasil Toksikologi Kasus Bocah Disabilitas Tewas di Surabaya

- Publisher

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Periksa Saksi Kasus Kematian Bocah Disabilitas di Surabaya. (Foto: Ist)

i

Polisi Periksa Saksi Kasus Kematian Bocah Disabilitas di Surabaya. (Foto: Ist)

Bicarasurabaya.com – Polisi masih mendalami kematian Z (10), bocah penyandang disabilitas yang ditemukan meninggal di teras rumahnya di Kecamatan Rungkut, Surabaya. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi dan laporan pekerja sosial untuk melengkapi penanganan perkara.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surabaya karena perkara tersebut melibatkan anak-anak.

Polisi menerima laporan keluarga korban sekitar pukul 10.00 WIB pada Sabtu (12/9/2026). Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pada 13 September 2026, penyidik meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk ibu korban berinisial N. Pemeriksaan terhadap anak-anak yang terkait dengan perkara dilakukan dengan pendampingan orang tua dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Surabaya.

Penyidik selanjutnya berkoordinasi dengan Bapas pada 14 September 2026. Pemeriksaan terhadap anak berinisial I dan U dilakukan pada 16-17 September 2026. Hasil pemeriksaan Bapas disebut telah keluar pada 24 September 2026.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 15 Ribu Jadi Rp 2,639 Juta

Pada 30 September 2026, polisi mengirimkan sampel darah dan lambung untuk pemeriksaan toksikologi. Rekonstruksi kemudian dilakukan pada 2 Oktober 2026 di ruang Sat PPA dan PPO Polrestabes Surabaya dengan melibatkan pihak terkait.

Polisi juga menjadwalkan pemeriksaan psikologi terhadap I di RS Bhayangkara Surabaya pada 7 Oktober 2026. Namun, pemeriksaan tersebut belum terlaksana karena anak yang bersangkutan belum hadir.

Luthfie mengatakan penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi dan laporan pekerja sosial.

Baca Juga:  BGN Larang Susu Kental Manis Masuk Menu MBG

“Kami masih menunggu hasil dari pekerja sosial (peksos), termasuk juga masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi,” ujarnya.

Selama proses penanganan perkara berlangsung, I masih berada dalam pengasuhan orang tuanya.

Hingga Minggu (18/10/2026), polisi belum mengumumkan hasil akhir pemeriksaan toksikologi maupun kesimpulan yang memastikan penyebab kematian Z. Penyidik masih melengkapi hasil pemeriksaan untuk mengungkap peristiwa tersebut. (BS/za)

Berita Terkait

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah
Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru
14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang
Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Polda Jatim Terjunkan Pasukan BKO, Fokus Padamkan Karhutla di 9 Wilayah
92 Titik Panas Terdeteksi di Tahura R Soerjo, Khofifah Minta Relawan Waspada
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 10.000, 1 Gram Jadi Rp 2,554 Juta

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:01 WIB

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Coach Bernarno Tavares memberikan instruksi saat latihan jelang laga Persebaya . (Foto: dok Persebaya.id)

Bicara Sepakbola

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:45 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bicara Publik

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:03 WIB

(Foto: Ilustrasi emas Antam/BS)

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:45 WIB

terpidana kasus penipuan Nunik Indah Rini ditangkap tim Kejaksaan Negeri (kejari) Surabaya saat makan siang di Surabaya usai menjadi buronan 14 tahun. (Foto: Kejari Surabaya)

Bicara Kota

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:01 WIB

Foto: dok DP3APPKB Kota Surabaya

Bicara Kota

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:43 WIB