Debat Kedua Eri-Armuji Unggul Telak, Pengamat: Skor 5-1

- Publisher

Kamis, 19 November 2020 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eri-Armuji saat debat kedua Pilkada Surabaya/ist

i

Eri-Armuji saat debat kedua Pilkada Surabaya/ist


Bicarasurabaya.com- Pengamat komunikasi politik asal Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Catur Suratnoaji menilai, pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armudji, unggul telak saat debat publik kedua Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota (Cawali-Cawawali) Surabaya, Rabu malam (18/11/2020).

“Debat kedua malam ini, paslon Eri-Armudji unggul telak. Skor 5-1. Sejak segmen pertama hingga terakhir, Eri-Armudji semua unggul. Eri-Armudji hanya kurang prima di masalah pelayanan kesehatan soal stunting. Eri-Armudji mengakui jika di Surabaya memang ada stunting. Tapi masalah itu bisa dipatahkan Eri Cahyadi, dengan menyebut jumlahnya tidak sebesar yang disebutkan paslon nomor 2,” ujar Catur.

Baca Juga:  Sebelum Pencoblosan, Seluruh Petugas KPPS Surabaya Bakal Dites Swab

Skor telak 5-1 diberikan, lanjut Catur, bukanlah suatu yang berlebihan karena penguasaaan materi Eri-Armudji sangat unggul. Selain itu, mereka juga menguasai data, mampu mengungkapkan gagasan lebih baik, gagasan yang lebih realistis dan bisa dilaksanakan, bukan sekadar janji-janji.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Paslon nomor 2 saat debat tadi memberikan gagasan terlalu muluk-muluk dan meragukan untuk bisa direalisasikan,” tuturnya.

Saat sesi tanya jawab, kata Catur, banyak pertanyaan-pertanyaan dari paslon nomor 2 yang bisa dipatahkan Eri-Armudji dengan data-data yang dimiliki. Sedangkan paslon 2 saat diberikan pertanyaan, mereka menjawab tidak sesuai konteks, mengambang dan tidak disertai data. Contohnya adalah saat membahas masalah gelandangan dan lansia yang dinilai paslon 2 masih ada, seperti di kawasan terminal.

Baca Juga:  Karangan Bunga Banjiri Kantor Risma Beri Dukungan Usai Video Viral "Hancurkan Risma"

“Memberikan contoh gelandangan yang ada di terminal itu tidak kontekstual. Artinya mereka hanya melihat secara kasat mata. Kan belum tentu orang itu orang asli Surabaya. Bisa saja hanya singgah sementara. Jadi data yang disajikan tidak berdasar fakta dan data yang kuat. Fakta yang ada tidak didalami dan tidak bisa dipertanggung jawabkan,” jelas Catur.

Ketika ditanya soal ICOR (Incremental Capital Output Ratio) dan ILOR (Incremental Labour Output Ratio) oleh Eri, Machfud-Mujiaman pun tak bisa menjawab. Mujiaman malah menyebut hal itu nanti akan ditanyakan ke anak buah. Padahal, ICOR dan ILOR adalah indikator ekonomi yang sangat penting, apalagi saat ini semua daerah dihadapkan pada tantangan pemulihan ekonomi.

Baca Juga:  Pilkada Berjalan Lancar, Kapolres: Berkat Dukungan Seluruh Elemen Masyarakat

Begitu pula saat membahas masalah pertanian dan nelayan. Paslon nomor 2 tidak memberikan solusi kepada mereka. Padahal petani dan nelayan itu faktanya ada di Surabaya, tapi diabaikan dengan tidak memberikan gagasan yang jelas.

“Secara keseluruhan, Eri-Armudji memberikan gagasan agar Surabaya ke depan lebih baik. Sedangkan paslon nomor 2 banyak mencari-cari kelemahan dan kegagalan masa lalu. Tidak menunjukkan gagasan apa yang akan dilakukan mendatang. Makanya skor telak 5-1 untuk keunggulan Eri-Armudji tidak berlebihan,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

3 Legislator Ditangkap dan Positif Narkoba, Ini Respons Gerindra
Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Diamankan Polisi di Surabaya
RAPBD Surabaya 2027 Rp12,8 T, Anggaran Pendidikan Naik Jadi 22%
PDIP Siapkan Bursa Pilgub Jatim 2029, Ada Risma hingga Eri Cahyadi
Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Jadi Kandang Banteng di Pemilu 2029
Pakar ITS Ingatkan Gempa Susulan Flores hingga 2 Minggu ke Depan
Eks Bupati Ponorogo Dituntut 7 Tahun Penjara Kasus Suap dan Gratifikasi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam hingga UBS Kompak Menguat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:27 WIB

3 Legislator Ditangkap dan Positif Narkoba, Ini Respons Gerindra

Rabu, 30 September 2026 - 10:36 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Diamankan Polisi di Surabaya

Rabu, 30 September 2026 - 06:35 WIB

RAPBD Surabaya 2027 Rp12,8 T, Anggaran Pendidikan Naik Jadi 22%

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:31 WIB

PDIP Siapkan Bursa Pilgub Jatim 2029, Ada Risma hingga Eri Cahyadi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Jadi Kandang Banteng di Pemilu 2029

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB