Bicarasurabaya.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meminta bupati dan wali kota meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak ekonomi global. Isu yang disorot meliputi inflasi, distribusi energi, hingga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Imbauan itu disampaikan Emil usai diskusi publik bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Rabu (25/3). Menurutnya, momentum halalbihalal harus dimanfaatkan untuk menyusun langkah antisipatif menghadapi dinamika global.
Gejolak global, termasuk konflik di Timur Tengah, mulai berdampak pada jalur logistik dan biaya produksi. Kondisi ini sudah dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“UMKM mulai mengeluhkan kenaikan harga bahan, seperti plastik. Pemerintah pusat menahan gejolak, tapi daerah juga harus antisipatif,” ujarnya.
Meski demikian, Emil menyebut hasil simulasi pemerintah pusat bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Bank Indonesia, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional menunjukkan dampak di Jawa Timur relatif lebih ringan dibanding daerah lain.
Kinerja ekonomi Jawa Timur juga tercatat positif. Pertumbuhan ekonomi berada di atas rata-rata nasional, didukung ekspor yang tumbuh lebih dari 16 persen, sementara impor turun sekitar 2,75 persen.
Namun Emil mengingatkan capaian tersebut tidak boleh membuat daerah lengah. Perlambatan perdagangan global tetap berpotensi menekan ekonomi daerah, mengingat kontribusi ekspor terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) cukup besar.
Ia juga meminta kepala daerah mewaspadai potensi spekulasi harga, penimbunan, hingga panic buying di masyarakat.
Untuk itu, peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah dinilai krusial dalam menjaga stabilitas harga. Emil meminta TPID bergerak lebih cepat merespons gejolak.
“Perangkat seperti TPID harus lebih gerak cepat dalam mengendalikan inflasi,” tegasnya.
Di sektor energi, Emil memastikan pasokan LPG masih dalam kondisi aman. Hal itu berdasarkan koordinasi dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi.
Meski pasokan dinilai stabil, ia menekankan pentingnya verifikasi di lapangan untuk memastikan distribusi tidak terganggu.
Emil menambahkan, inflasi yang sempat menyentuh 4,64 persen menjadi peringatan agar pengendalian harga tetap dijaga sesuai target nasional.
“Ini jadi alarm agar kita cermat, jangan sampai inflasi tidak terkendali,” ujarnya.(BS/za)









