Bicarasurabaya.com — Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan serangkaian acara besar untuk menyambut akhir tahun 2025. Mulai dari Parade Juang, Super Sale, hingga Mini Soccer Nasional, seluruh kegiatan ini dirancang untuk mendongkrak kunjungan wisata dan menggairahkan ekonomi kota.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Parade Juang akan menjadi salah satu agenda utama yang diadakan dalam waktu dekat. Kegiatan tahunan ini sekaligus menjadi wadah untuk mengenang semangat perjuangan Arek-Arek Suroboyo sekaligus menarik minat wisatawan.
“Parade Juang ini insyaallah akan kami masukkan ke dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN). Kami mengajak masyarakat, termasuk para influencer dari berbagai daerah, untuk datang dan meramaikan acara di Kota Surabaya,” ujar Eri, Minggu (26/10/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya Parade Juang, Eri mengungkapkan bahwa pada Desember 2025 mendatang, Surabaya juga akan menggelar Super Sale, program diskon besar-besaran yang melibatkan berbagai sektor usaha di kota ini.
“Super Sale ini melibatkan semua pelaku usaha. Mulai dari mal, hotel, restoran, hingga pusat kuliner—semuanya memberikan potongan harga. Kami ingin seluruh warga dan wisatawan merasakan semaraknya belanja di Surabaya,” jelas Eri.
Program ini diharapkan menjadi magnet wisata baru, sekaligus mendorong perputaran ekonomi menjelang akhir tahun. Dengan partisipasi pelaku usaha, Super Sale diproyeksikan menjadi agenda belanja tahunan khas Surabaya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Hidayat Syah, menambahkan bahwa sejumlah agenda lain juga telah disiapkan, termasuk turnamen Mini Soccer Nasional yang akan diikuti peserta dari 38 provinsi di Indonesia.
“Selain hiburan dan belanja, kami juga siapkan ajang olahraga nasional. Ini momentum untuk memperkenalkan Surabaya sebagai kota yang aktif, kreatif, dan ramah wisatawan,” tutur Hidayat.
Menurutnya, seluruh kegiatan ini bukan hanya untuk menarik wisatawan, tetapi juga memperkuat identitas kota sebagai destinasi budaya dan hiburan.
“Mulai dari Super Sale hingga kegiatan kebudayaan di kawasan Kota Lama dan Tunjungan Romansa, semua kami siapkan bersama komunitas lokal,” tambahnya.
Pemkot berencana menggandeng berbagai komunitas untuk menghidupkan kawasan wisata heritage seperti Tunjungan Romansa dan Kota Lama. Kegiatan bernuansa budaya dan seni akan dihadirkan agar kawasan tersebut semakin hidup, sekaligus menjadi ruang ekspresi masyarakat.
“Event-event ini kami buat bersama komunitas dan bersifat kebudayaan. Kami ingin warga terlibat aktif dalam setiap kegiatan kota,” pungkas Hidayat.(BS/za)









