Cak Imin Dorong APBN Bantu Renovasi Ponpes Al-Khoziny, Menkeu Masih Kaji

- Publisher

Kamis, 16 Oktober 2025 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(foto: Ist-dok/BS)

i

(foto: Ist-dok/BS)

Bicarasurabaya.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan mengkaji terlebih dahulu proposal pengajuan bantuan renovasi Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, sebelum memutuskan apakah dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa digunakan untuk membantu pembangunan kembali pesantren tersebut.

“Saya belum tahu, belum lihat proposalnya,” kata Purbaya di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Purbaya menegaskan keputusan akan diambil setelah Kementerian Keuangan menerima dan mempelajari detail usulan tersebut.

“Saya tidak tahu bagaimana yang terbaik. Tapi nanti begitu lihat proposal, saya akan bisa putuskan,” ujarnya.

Sebelumnya, Purbaya mengaku sempat mendapat pesan agar tidak mengabulkan usulan bantuan pembangunan ulang pesantren yang ambruk pada awal Oktober itu.

“Jangan, katanya. Nanti yang lain iri,” ucapnya tanpa menyebutkan siapa pengirim pesan tersebut.

Rencana bantuan untuk Ponpes Al-Khoziny pertama kali disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Ia mendorong pemerintah menggunakan APBN untuk membantu proses pembangunan ulang pesantren tersebut.

Baca Juga:  50 Jenazah Korban Robohnya Ponpes Al Khoziny Berhasil Teridentifikasi

Menurut Cak Imin, pesantren merupakan bagian penting dari sistem pendidikan dan sosial di Indonesia, sehingga pemerintah perlu hadir memastikan rasa aman dan kenyamanan dalam kegiatan belajar-mengajar.

“Penggunaan APBN dibutuhkan agar proses penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” ujar Cak Imin sebelumnya.

Ia juga menyebut Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap lembaga pesantren sebagai elemen penting masyarakat yang telah berkontribusi jauh sebelum Indonesia merdeka.

Seperti diketahui, bangunan utama Ponpes Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, runtuh awal Oktober 2025 dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka, termasuk sejumlah santri asal Surabaya. Pemerintah daerah setempat saat ini tengah menyalurkan bantuan dan memfasilitasi pemulihan korban.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB