Wali Kota Eri Berharap SRRL Jadi Solusi Transportasi Massal Terpadu Tanpa Ganggu Angkutan Lokal

- Publisher

Kamis, 18 September 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan pentingnya percepatan proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) sebagai sistem transportasi massal terpadu di kawasan aglomerasi Surabaya Raya. Proyek ini dinilai krusial untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang sebagian besar berasal dari kendaraan luar kota.

Eri mengungkapkan, proyek SRRL telah berjalan di bawah koordinasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dalam waktu dekat, perwakilan Kedutaan Besar Inggris juga dijadwalkan melakukan kunjungan untuk membahas potensi kerja sama.

Baca Juga:  Kebakaran Rusun Sombo Surabaya Picu Kepanikan, 4 Kamar Lantai 3 Terbakar

“SRRL dari kementerian sudah berjalan. Nantinya Dubes Inggris juga akan bertemu dengan pemerintah provinsi untuk membicarakan integrasi jalur Surabaya–Sidoarjo dan Surabaya–Gresik,” kata Eri di Balai Kota Surabaya, Kamis (18/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pengembangan transportasi di Surabaya tidak bisa disamakan dengan Jakarta yang memiliki kewenangan penuh sebagai provinsi. Aturan pembatasan kendaraan seperti sistem ganjil genap, misalnya, sulit diterapkan di Surabaya karena arus lalu lintas didominasi kendaraan dari Sidoarjo dan Gresik.

Baca Juga:  Rotasi 78 Pejabat, Wali Kota Eri Beri Deadline dan Ancam Evaluasi

“Tidak mungkin saya membatasi kendaraan dari luar. Kalau transportasi massal hanya di lingkup Surabaya, padahal yang banyak masuk justru dari Sidoarjo dan Gresik, maka harus ada sistem yang melibatkan kawasan aglomerasi,” tegasnya.

Meski demikian, Eri menekankan agar pengembangan SRRL tidak menyingkirkan moda transportasi lokal yang sudah ada. Ia berharap sistem baru ini tetap memberi ruang bagi angkutan di masing-masing daerah penyangga.

“Yang penting, ketika ada transportasi aglomerasi, jangan sampai mematikan angkutan yang sudah berjalan di Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik,” ujarnya.

Baca Juga:  Korban Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny Bertambah Jadi 14 Orang, 49 Masih Hilang

Dengan konsep lintas wilayah, proyek SRRL diharapkan menjadi solusi jangka panjang mobilitas Surabaya Raya, sekaligus mengurangi beban lalu lintas perkotaan.(BS/Za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB