Surabaya Dipilih Jerman dan ESDM Jadi Kota Percontohan Proyek SETI

- Publisher

Rabu, 17 September 2025 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa/BS)

i

(Foto: Istimewa/BS)

Bicarasurabaya.com – Surabaya ditunjuk sebagai kota percontohan implementasi proyek Sustainable Energy Transition in Indonesia (SETI) di sektor bangunan gedung. Penunjukan ini dilakukan Kementerian Federal Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim (BMWK) Jerman melalui kerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menjelaskan Surabaya dipilih karena dinilai mampu mengurangi emisi gas rumah kaca pada bangunan. “Sejak awal tahun, SETI sudah bekerja di Surabaya. Kami sedang melakukan studi konsumsi energi pada 295 bangunan sebagai dasar penerapan efisiensi energi dan pemanfaatan energi terbarukan,” ujarnya dalam seminar Efisiensi Energi dan Energi Terbarukan pada Bangunan di Auditorium Pascasarjana ITS, Selasa (16/9/2025).

Baca Juga:  Muhammadiyah Gelar Salat Idul Adha di 105 Titik Surabaya

Fabby menambahkan, hasil studi akan selesai akhir September dan dipresentasikan Oktober 2025. Nantinya, data tersebut dapat digunakan pemilik bangunan untuk memangkas konsumsi energi sekaligus biaya operasional. “Surabaya berpotensi menjadi kota terdepan dalam dekarbonisasi sektor bangunan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

(Foto:Istimewa/BS)

Dari sisi pemerintah kota, Kepala Bappedalitbang Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menegaskan bahwa isu efisiensi energi bukan sekadar wacana. Menurutnya, sektor bangunan menjadi penyumbang terbesar emisi energi, bahkan secara global diproyeksikan mencapai 40 persen pada 2030.

Baca Juga:  SFW 2021 Dibuka, Seluruh Forkopimda Surabaya Tampilkan Busana UMKM

“Hal ini sejalan dengan visi Surabaya sebagai kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan,” ujar Irvan mewakili Wali Kota Eri Cahyadi.

Pemkot Surabaya sendiri telah mengadopsi konsep compact city dengan mendekatkan layanan publik—seperti sekolah, puskesmas, hingga layanan RW—ke permukiman warga. Tujuannya, mengurangi mobilitas yang berkontribusi pada konsumsi energi.

Selain itu, Surabaya juga menerapkan aturan Bangunan Gedung Hijau (BGH) yang mengatur standar desain hemat energi, efisiensi air, kualitas udara, penggunaan material ramah lingkungan, hingga pengelolaan limbah. Beberapa fasilitas publik sudah menerapkan konsep ini, antara lain Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Gedung Bappedalitbang, hingga pemasangan solar cell di sekolah dan kantor pemerintahan. Surabaya juga menjadi kota pertama di Indonesia yang memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Benowo.

Baca Juga:  Polisi Terapkan Rekayasa Lalin di 22 Titik Saat May Day Surabaya

Irvan menekankan, keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk perguruan tinggi, swasta, komunitas, hingga generasi muda. “Kami membuka ruang diskusi seluas-luasnya, termasuk melibatkan Gen Z dalam perencanaan jangka panjang kota,” pungkasnya.(BS/Za)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB