Sering Tergenang, Jalan Tanjungsari Disiapkan Rigid Beton

- Publisher

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Penanganan banjir di Jalan Tanjungsari, menjadi prioritas Pemerintahan yang dipimpin Eri Cahyadi, sebelum merealisasikan proyek penguatan jalan dengan rigid beton. Langkah ini diambil karena kawasan tersebut kerap tergenang meski hujan turun dalam durasi singkat.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, mengatakan genangan menjadi persoalan utama yang harus diselesaikan agar perbaikan jalan tidak sia-sia.

“Kawasan Tanjungsari memang mendapat perhatian khusus. Untuk tahun ini kita selesaikan dulu genangannya, karena sedikit hujan saja sudah banjir,” ujar Syamsul dalam keterangan resminya yang dikutip, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, pengaspalan tanpa menyelesaikan akar masalah hanya akan menjadi solusi sementara. Jalan akan kembali rusak jika air masih menggenang.

Jalan Tanjungsari sendiri direncanakan menggunakan konstruksi rigid beton. Kebijakan itu mempertimbangkan tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas serta keberadaan kawasan industri di sekitar lokasi.

Namun, proyek rigid beton belum bisa dijalankan sebelum sistem pengendalian banjir rampung. Tahun ini, Pemkot Surabaya menargetkan pembangunan box culvert berukuran besar serta rumah pompa untuk mempercepat aliran air dari kawasan tersebut.

Baca Juga:  Jatim Peringkat Satu Indeks Satu Data Indonesia 2025, Skor Tembus 90

“Sementara kita selesaikan banjirnya dulu. Akan dibangun box culvert besar dan rumah pompa untuk mengalirkan air dari Tanjungsari,” jelasnya.

Pemkot memastikan, setelah persoalan genangan tertangani secara permanen, pembangunan jalan rigid beton akan segera direalisasikan. Penanganan bertahap ini diharapkan membuat infrastruktur lebih kuat dan berumur panjang, terutama di kawasan dengan beban lalu lintas tinggi. (BS/za) 

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB