Kasus Suap Ponorogo: 80 Saksi Diperiksa KPK Selama Enam Hari

- Publisher

Sabtu, 6 Desember 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Bupati Ponorogo dan tiga tersangka lainnya (Foto: Dok-Ist/BS)

i

Mantan Bupati Ponorogo dan tiga tersangka lainnya (Foto: Dok-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan suap pengurusan jabatan, suap proyek, dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Selama enam hari pemeriksaan, pada 29 November hingga 5 Desember 2025, penyidik memeriksa 80 saksi dari berbagai unsur.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan terbaru fokus pada mekanisme mutasi aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Ponorogo.

“Penyidik mendalami prosedur mutasi ASN dan menelusuri pihak-pihak yang mengetahui alur proses tersebut,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (6/12/2025).

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko beserta sejumlah pejabat dan rekanan terkait dugaan suap pengurusan jabatan Direktur RSUD Ponorogo.

Selain dugaan suap jabatan, KPK juga memeriksa para saksi terkait penyidikan suap proyek pekerjaan di RSUD dr. Harjono Ponorogo. Penyidik menelusuri informasi mengenai proses pengadaan di rumah sakit tersebut.

Pada klaster terpisah, KPK turut mengusut dugaan gratifikasi yang diterima Sugiri Sancoko dari berbagai pihak. Untuk itu, penyidik memanggil saksi dari sejumlah dinas, termasuk Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.

Baca Juga:  Transaksi di Pos KA Terbongkar, Polisi Sita 13 Ribu Pil Koplo

“Pemeriksaan ini menindaklanjuti dugaan gratifikasi yang diterima saudara SUG terkait proyek-proyek lain di wilayah Ponorogo,” kata Budi.

Salah satu saksi yang diperiksa dalam periode tersebut adalah Ely Widodo, adik Sugiri Sancoko.

Sebelumnya, KPK menetapkan empat tersangka usai OTT pada 9 November 2025:

Sugiri Sancoko (SUG) – Bupati Ponorogo

Yunus Mahatma (YUM) – Direktur RSUD dr. Harjono

Agus Pramono (AGP) – Sekretaris Daerah Ponorogo

Sucipto (SC) – Pihak swasta/rekanan

Baca Juga:  Pungli Pedagang Tugu Pahlawan, Dua Petugas DLH Dijatuhi Sanksi

Dalam klaster suap jabatan, Sugiri dan Agus diduga sebagai penerima, sementara Yunus berperan sebagai pemberi.

Pada klaster suap proyek RSUD, Sugiri dan Yunus diduga menerima suap dari Sucipto.
Adapun dalam klaster gratifikasi, Sugiri diduga menerima gratifikasi dengan Yunus sebagai pemberi.

KPK menyebut pendalaman akan berlanjut seiring pemeriksaan saksi tambahan untuk merangkai alur dugaan korupsi di Pemkab Ponorogo.(BS/za)

Berita Terkait

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru