Pemkot Tekan Anggaran Dinas di APBD Surabaya 2026

- Publisher

Senin, 15 September 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: ilustrasi Balai Kota/Humas-BS)

i

(Foto: ilustrasi Balai Kota/Humas-BS)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan arah Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 akan berfokus pada efisiensi. Hasil penghematan anggaran diprioritaskan untuk program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menyampaikan draft Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026 telah diajukan. Namun, Wali Kota Eri Cahyadi memberikan arahan agar seluruh pos anggaran ditelaah lebih detail untuk menemukan ruang efisiensi.

Baca Juga:  Jejak Johan Silas di Surabaya, Dari Rusunawa hingga Cagar Budaya
Foto: Sekda Kota Surabaya, Lilik Arijanto. (Humas/BS)

“Efisiensi ini penting supaya bisa dialihkan ke program-program yang benar-benar bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Lilik, Minggu (14/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sejumlah penyesuaian anggaran sudah dilakukan sejak 2025, termasuk pengurangan biaya operasional dan perjalanan dinas. Pemangkasan tersebut akan berlanjut di tahun depan untuk memperbesar alokasi program prioritas.

Fokus APBD 2026 tidak hanya diarahkan ke proyek besar seperti pembangunan Flyover Taman Pelangi, tetapi juga pada kebutuhan dasar warga. “Konsentrasinya tahun depan lebih ke jalan lingkungan, penerangan jalan umum, dan program lain yang langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Arah Masuk Kota Padat Ada Demo Ojol, Polisi Imbau Pengendara Gunakan Jalur Alternatif

Selain infrastruktur dasar, Pemkot juga memperkuat program perlindungan sosial. Bantuan untuk anak putus sekolah dan kelompok rentan disebut menjadi bagian dari prioritas anggaran tahun depan.

Lilik menambahkan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2026 juga diproyeksikan meningkat dibanding tahun ini. “Tahun depan ada kenaikan PAD yang signifikan,” pungkasnya. (BS/Za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB