Puluhan Mahasiswa Singapura Belajar Program Padat Karya di Surabaya

- Publisher

Selasa, 14 Januari 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teo Ryan, mahasiswa dari Singapura sedang membawa paving yang sudah dicetak (Foto: Humas PCU)

i

Teo Ryan, mahasiswa dari Singapura sedang membawa paving yang sudah dicetak (Foto: Humas PCU)


BicaraSurabaya.com – Selama lima hari, Kota Surabaya menjadi laboratorium hidup bagi puluhan mahasiswa internasional dalam Program Freshmore Asian Cross-curricular Trips (FACT).

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Singapore University of Technology and Design (SUTD) dan Petra Christian University (PCU). Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar nyata bagi mahasiswa dalam mengatasi permasalahan sosial masyarakat.

Dalam Program FACT, mahasiswa lintas budaya ini terjun langsung untuk mengidentifikasi dan mencari solusi atas berbagai permasalahan sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berlangsung mulai 13-17 Januari 2025, mereka berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM di Rumah Padat Karya (RPK) dan Kedai Kopi Edu Farm di Gunung Anyar, Surabaya.

Baca Juga:  Camat Asemrowo Laporkan Pembuat Video Hoax ke Polda Jatim

Para mahasiswa mempelajari lebih dalam tentang kemandirian ekonomi dan konsep smart community yang diterapkan di sana.

“Setelah melakukan social visit di Gunung Anyar (14/01), mereka akan develop sebuah website atau aplikasi sebagai solusi dari permasalahan sosial yang ada. Sebelum itu (13/01), setiap mahasiswa juga telah menerima penjelasan tentang social issues yang terjadi di Surabaya, khususnya di area Gunung Anyar,” kata Lily Puspa Dewi, PIC Kegiatan dalam keterangannya, Selasa (14/1/2025).

Selama proses pembuatan proyek, para mahasiswa didampingi dosen PCU yang memberikan materi tentang Machine Learning dan Data Visualization.

Baca Juga:  Pimpinan DPRD Kota Surabaya 2024-2029 Resmi Ditetapkan

“Akan ada penyampaian materi juga dari para dosen yang membantu mahasiswa menyusun projectnya, beberapa di antaranya adalah tentang Machine Learning dan Data Visualization,” imbuh Lily.

Sebanyak 30 mahasiswa SUTD yang terlibat merupakan mahasiswa tahun pertama. Sedangkan 34 mahasiswa PCU, berasal dari Program Studi Informatics, School of Business and Management (SBM), serta Petra Business School.

Mereka dibagi dalam 10 kelompok, masing-masing terdiri atas 6 hingga 7 mahasiswa mengerjakan proyek secara kolaboratif.

PIC dari SBM PCU, Vido Iskandar, menjelaskan bahwa pada hari terakhir (17/01), para mahasiswa akan mempresentasikan konsep ide dan prototipe berupa website atau artikel kepada perwakilan Rumah Padat Karya Gunung Anyar.

Baca Juga:  Gelar Open House di Rumah Dinas, Wali Kota Eri: Ini Rumah Masyarakat Surabaya

“RPK ini merupakan program pemberdayaan masyarakat dari Pemkot Surabaya untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran. Oleh karena itu, project para mahasiswa ini harapannya bisa membantu pemerintah setempat untuk semakin memajukan kesejahteraan masyarakat,” ujar Vido.

Program FACT sejalan dengan tujuan SUTD dalam memberikan pengalaman imersi internasional, di mana mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan mereka untuk mengatasi tantangan keberlanjutan di wilayah yang dikunjungi.

“Dalam kelompok yang beragam secara budaya, mahasiswa dilatih untuk bekerja sama dalam tim internasional, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta berkontribusi secara positif bagi masyarakat,” pungkas Vido. (*/BS02)

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB