31,3 Juta Orang Diprediksi Mudik ke Jatim, Dishub Siapkan Ribuan Armada

- Publisher

Senin, 8 April 2024 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi penumpang di Stasiun Surabaya Gubeng. (Foto Dok bs)

i

Foto: Ilustrasi penumpang di Stasiun Surabaya Gubeng. (Foto Dok bs)


Bicarasurabaya.com – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur (Dishub Jatim) memprediksi sekitar 31,3 juta orang akan mudik ke Jatim pada Lebaran tahun 2024. Angka ini naik sekitar 10-20 persen dibandingkan tahun 2023.

Kepala Dishub Jatim, Nyono mengatakan, puncak arus mudik pada Lebaran tahun ini diprediksi terjadi pada tanggal 7-8 April 2024.

“Dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ada sekitar 31,3 juta yang mau masuk ke Jawa Timur, itu pergi-pulang. Artinya pergerakan orang masuk ke Jawa Timur itu ada 31,3 jutaan,” kata Nyono kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (6/4/2024).

Menurut dia, kenaikan pemudik tahun 2024 disebabkan beberapa faktor. Seperti di antaranya melonggarnya protokol kesehatan dan kondisi ekonomi yang mulai membaik.

“Diperkirakan 4,017 juta orang akan menggunakan bus, 3,3 juta orang menggunakan kereta api, 1,84 juta orang menggunakan penyeberangan, 1,249 juta orang menggunakan pesawat udara, dan 205 ribu orang menggunakan kapal laut,” ujar Nyono.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, Nyono menyebut, bahwa Dishub Jatim telah menyiapkan sejumlah armada. Di antaranya, 6.637 armada bus, 90 transit atau rangkaian kereta api, 182 penerbangan pesawat, 55 kapal, dan 248 trip penyeberangan.

Baca Juga:  BKKBN Jatim Targetkan Serapan Dana BOKB Tahun 2021 Berjalan Maksimal

“Di titik-titik macet kita antisipasi, ada beberapa titik macet. Mekanisme SOP kita, kesiapan sarana dan prasarana,” ucap Nyono.

Selain itu, Dishub Jatim juga telah mendirikan posko di 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan 29 terminal Tipe B mulai tanggal 1 hingga 19 April 2024.

“Kemudian melakukan rekayasa manajemen operasional lalu lintas, pengendalian kecelakaan lalu lintas serta pemeriksaan kendaran bermotor,” ujar Nyono.

Pemeriksaan kendaraan bermotor atau Ram Check sudah dimulai Dishub Jatim sejak tanggal 27 Maret 2024 di Terminal Tipe B.

Baca Juga:  Dua Tahun Terakhir, Realisasi Investasi di Jatim Terus Terdongkrak Naik

Nyono menyebut, bahwa pemeriksaan dilakukan baik untuk Bus Angkutan Umum Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan angkutan pariwisata. “Kita cek semua, baik itu sopirnya maupun sarananya,” kata Nyono.

Tidak hanya itu, untuk mengantisipasi kemacetan di jalur darat, Dishub Jatim juga akan menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas di jalan tol dan non-tol. Seperti di antaranya, contra-flow dan one-way. (BS02)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB