Vaksin Booster Jadi Upaya Pemkot Tangkal Kenaikan Kasus Covid-19

- Publisher

Jumat, 18 November 2022 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Vaksinasi Covid-19 di Kota Surabaya /Ist

i

Dok. Vaksinasi Covid-19 di Kota Surabaya /Ist


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan berbagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Bahkan, pemkot bersama Forkopimda Surabaya semakin gencar melaksanakan vaksinasi booster atau dosis ketiga bagi masyarakat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, terkait dengan adanya kenaikan kasus Covid-19 di Kota Pahlawan, hal ini dikarenakan Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia. Maka, memiliki kemungkinan banyak warga yang terpapar Covid – 19.

“Karena (jumlah) penduduknya banyak, kalau lihat prosentasenya sebenarnya tidak banyak. Sudah disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bahwa vaksin booster sudah datang lima hari yang lalu dan sudah dibagi, maka kita akan melakukan booster di bawah dengan Forkopimda Surabaya kepada masyarakat,” kata Eri Cahyadi, Jumat (18/11/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, bahwa varian Covid – 19 XBB sampai dengan saat ini terkonfirmasi 9 kasus berdasarkan hasil pemeriksaan Whole Genome Sequenching (WGS) oleh ITD Universitas Airlangga (Unair) Kota Surabaya.

“Untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 maupun varian XBB, kami telah membuat SE (Surat Edaran) tentang antisipasi lonjakan kasus Covid -19 agar seluruh masyarakat Kota Surabaya dapat patuh terhadap protokol kesehatan, serta meminimalisir penularan,” kata Nanik.

Baca Juga:  Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,76% Sepanjang 2025

Selain membuat SE tersebut, pihaknya juga memasifkan pelaksanaan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment. Serta melaksanakan kegiatan vaksinasi booster.

Karenanya, pelaksanaan vaksinasi dioptimalkan dan konsisten dilaksanakan seluruh Puskesmas di Kota Surabaya dan gerai vaksinasi. Seperti corner vaksinasi di mal atau lokasi yang memudahkan akses pelayanan bekerjasama dengan lintas sektor terkait.

“Capaian vaksinasi booster di Kota Surabaya sampai dengan 14 November 2022 sebesar 56,41 persen (dari target minimal 50 persen),” jelas dia.

Nanik mengaku bahwa kondisi BOR (Bed Occupancy Rate) TT (Tempat Tidur) Rumah Sakit di Kota Surabaya terus dipantau secara konsisten setiap hari dan masih dalam kondisi memadai.

Baca Juga:  Perhatian! Pemkot Keluarkan Panduan Pelaksanaan Ibadah Selama Ramadhan dan Idul Fitri

“Karena sebagian besar kondisi pasien yang terkonfirmasi bergejala ringan, seperti flu dan batuk. Mereka melakukan isolasi mandiri di rumah dibawah pemantauan Puskesmas wilayah domisili pasien,” ungkap dia.

Sedangkan, beberapa pasien melakukan perawatan di RS karena memiliki komorbid dan berusia lanjut. Oleh sebab itu, Pemkot Surabaya terus bersinergi melakukan pemantauan perkembangan kasus berkolaborasi dengan 3 Pilar di masing – masing wilayah.

“Semoga semua dapat terkendali. Serta, masyarakat harus memastikan status vaksinasi lengkap minimal sampai dosis 3. Sehingga dapat memberikan proteksi tambahan serta membentuk kekebalan kelompok secara optimal,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB