Warga Surabaya Kompak Gelar Kerja Bakti Massal di Lingkungannya

- Publisher

Senin, 31 Januari 2022 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kaos hitam) nampak mengikuti kerja bakti massal bersama warga /Ist

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kaos hitam) nampak mengikuti kerja bakti massal bersama warga /Ist


BicaraSurabaya.com – Warga di 31 kecamatan Kota Surabaya, serentak menggelar kerja bakti serentak di masing-masing lingkungannya, Minggu (30/1/2022).

Kerja bakti massal ini merupakan ide gagasan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang bertujuan untuk mencegah genangan dan memberantas nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD).

Tak sekadar mengajak warga mengikuti kerja bakti serentak. Namun, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga nampak mengikuti kerja bakti bersama warga Kelurahan Pegirian dan Semampir, Kecamatan Semampir Surabaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tadi sempat menerima keluhan warga. Alhamdulillah setelah itu kita kumpul bareng untuk menyelesaikan apa sih masalah yang ada di kampung ini,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Minggu (30/1/2022).

Baca Juga:  BPJS Kesehatan Dukung Vaksinasi dengan Menyiapkan Aplikasi P-Care

Di sela waktu istirahat, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini juga menerima keluhan warga. Salah satu keluhan yang diterimanya itu mengenai permasalahan genangan air.

“Keluhannya ya tadi itu terkait saluran, terkait sungai. Jadi Insya Allah kita selesaikan bareng-bareng, karena saya ingin menyelesaikan perkampungan itu ya dengan RT/RW kayak tadi ini (kerja bakti). Kalau kebersamaan itu dilakukan, Insya Allah selesai permasalahan,” kata dia.

Salah satu warga yang menyampaika keluhannya ke Wali Kota Eri Cahyadi adalah Mulyono, Wakil Ketua RW 5, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir. Menurut dia, penyebab utama genangan di wilayahnya itu adalah belum adanya perbaikan gorong-gorong.

Baca Juga:  Risma Ajak Bunda Paud Lahirkan Anak Tangguh Demi Kemajuan Negara

“Ini kan wilayahnya luas, ada Sidotopo Sekolahan Gang I, Gang II dan Gang III. Untuk di Gang II itu gorong-gorongnya belum diperbaiki dari dulu, sudah diajukan ke Cipta Karya tapi gagal, karena waktu itu terjadi pandemi pertama,” kata Mulyono.

Mulyono berpendapat, penyebab genangan susah surut di wilayahnya itu karena ada beberapa oknum warga yang susah dinasihati soal larangan membuang sampah di sungai. Di samping itu, penyempitan saluran karena adanya pembangunan rumah di atas lahan fasilitas umum (fasum) juga menjadi penyebab genangan.

“Inginnya kita itu jangan sampai air itu numpuk di atas fasum. Jadinya kan menyempit, kemudian tergenang gitu kan merugikan warga lainnya,” ungkap Mulyono.

Baca Juga:  FIFA Inspeksi Stadion GBT, Thor dan Gelora 10 Nopember

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menjelaskan, dalam kerja bakti massal ini Pemkot Surabaya menggerakkan 34 unit dump truk dan menyiapkan 2000 karung sampah di setiap kecamatan. Sedangkan sampah hasil dari kerja bakti kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir.

“Kami harap masyarakat bisa sadar akan lingkungannya, karena saat ini masih musim penghujan dan rawan terjadi genangan. Bahkan, genangan itu bisa menyebabkan penyakit, seperti halnya DBD yang terjadi akhir-akhir ini,” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB