Pemkot Surabaya Siapkan 3 Intervensi Mendasar untuk Anak Yatim Piatu Karena Covid-19

- Publisher

Rabu, 11 Agustus 2021 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi /dok. Pemkot Surabaya

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi /dok. Pemkot Surabaya


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan pendataan kepada anak-anak yatim piatu selama pandemi Covid-19. Sejauh ini pemkot mencatat ada puluhan anak di Kota Pahlawan yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyatakan, beberapa hari terakhir, tim dari dinas terkait juga mendampingi anak-anak yatim yang telah kehilangan orang tuanya akibat terpapar Covid-19.

“Sejauh ini kami mencatat, ada puluhan anak yatim piatu selama pandemi. Pendataan terus dilakukan Dinas Sosial, kolaborasi dengan Puskesmas, kecamatan, dan perangkat daerah terkait,” tulis Wali Kota Eri dalam laman resmi instagram @ericahyadi, Rabu (11/8/2021).

Oleh sebab itu, Wali Kota Eri menegaskan, bahwa pemkot telah menyiapkan tiga intervensi mendasar untuk anak-anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19. Pertama adalah memberikan permakanan setiap hari. Ini untuk memastikan anak-anak tersebut tetap mendapat gizi yang baik.

“Kedua, beasiswa pendidikan agar tidak ada yang putus sekolah. Ketiga, pendampingan psikologi,” lanjutnya.

Bagi dia, ikhtiar ini tidak hanya diberikan untuk anak-anak yatim karena orang tuanya meninggal akibat Covid-19. Namun, intervensi yang sama juga diberikan kepada anak lainnya terutama yang berasal dari keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Baca Juga:  Banyak Kos Campur Tanpa Ikatan Suami-Istri di Surabaya, Wali Kota Eri: Jangan Cuek, Jangan Dibiarkan

“Ikhtiar ini tidak hanya untuk anak-anak yatim karena orang tuanya meninggal akibat Covid-19. Anak-anak lainnya, terutama dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, menjadi prioritas pemerintah kota,” imbuhnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB