Kota Surabaya jadi Lokomotif Percepatan Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun di Jatim

- Publisher

Rabu, 15 Desember 2021 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vaksin anak usia 6-12 tahun di SDN Kaliasin I Surabaya, Rabu (15/12/2021) /Ist

i

Vaksin anak usia 6-12 tahun di SDN Kaliasin I Surabaya, Rabu (15/12/2021) /Ist


Bicarasurabaya.com – Percepatan vaksinasi terus dikebut oleh Pemkot Surabaya. Setelah sukses dalam percepatan vaksin dewasa, lansia dan anak usia 12 – 18 tahun, kini pemkot mulai menyasar vaksinasi untuk anak usia 6 – 11 tahun.

Vaksinasi kali ini menyasar kepada siswa yang duduk di bangku kelas Sekolah Dasar (SD) / Madrasah Ibtidaiyah (MI), Rabu (15/12/2021).

Pada pelaksanaan Kick Off Vaksinasi Covid-19 untuk anak di Surabaya ini, berlangsung di 116 sekolah SD/MI dengan total keseluruhan laki-laki dan perempuan sebanyak 25.741 siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Insya Allah, kami akan selesaikan dalam waktu secepatnya, 10 hari ke depan. Tadi juga disampaikan oleh Ibu Gubernur, Alhamdulillah akan datang vaksin sinovac yang berikutnya dan akan kami lakukan vaksinasi secepatnya,” kata Wali Kota Eri, saat meninjau vaksinasi anak di SD Negeri Kaliasin I, Rabu (15/12/2021).

Baca Juga:  Relokasi RPH Pegirian, Wali Kota Eri: Sudah Rencana Lama dan Masuk RPJMD Kota

Dalam tinjauannya itu, wali kota yang akrab disapa Cak Eri juga menjelaskan kepada para wali murid serta tamu undangan yang hadir. Pada intinya, percepatan vaksinasi ini bertujuan untuk mempermudah proses pembelajaran tatap muka (PTM) yang lebih aman dan nyaman. Bukan hanya itu, vaksinasi untuk anak usia 6 – 11 tahun ini juga untuk menekan angka penularan Covid-19 di Kota Pahlawan.

“Insya Allah dengan vaksinasi ini, Covid-19 di Kota Surabaya bisa semakin melandai dan hilang dari kota ini,” ujar Cak Eri.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menyampaikan, proses vaksinasi untuk anak usia 6 – 11 tahun akan dilakukan secara bertahap di masing-masing sekolah SD/MI di Kota Pahlawan. Nah, sebagai upaya percepatan vaksin anak ini, pihaknya akan bekerjasama dengan Forkopimda Surabaya.

Baca Juga:  Ini Jurus Eri Cahyadi Pulihkan Ekonomi Warga Usai Pandemi

“Jadi nggak (tidak) bebarengan semua hari ini, karena sebagian tenaga kesehatan (nakes) masih ada yang melayani pasien umum dan lansia. Misal, jumlah vaksinnya 100.000, pasti akan kita bagikan ke Forkopimda, setelah itu menyebar. Nanti mobilnya pak Kapolrestabes di lokasi mana, kemudian pemkot mobilnya di mana. Kalau sudah terbagi, maka bisa tercapai 70.000 vaksinasi,” urainya.

Cak Eri menyebutkan, untuk jumlah sasaran vaksinasi di SDN Kaliasin I sendiri, totalnya ada 311 siswa. Sedangkan per hari ini, yang ikut Kick Off Vaksinasi Covid-19 ada 247 siswa yang mendapat persetujuan dari orang tua/wali murid.

“Karena persyaratan vaksinasi ini kan harus ada surat persetujuan dari wali murid terlebih dahulu, diperbolehkan atau tidak. Setelah itu baru dilakukan screening, baru dilakukan vaksinasi. Nah, di SDN Kaliasin I ini ada yang sudah mendapat persetujuan dan ada yang belum,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Surabaya Jamin Harga dan Stok Pangan Tetap Terkendali

Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menambahkan, bahwa proses Kick Off Vaksinasi Covid-19 tersebut diikuti oleh 27.342 siswa SD/MI dari 21 Kota/Kabupaten se-Jatim.

“Matur nuwun (terima kasih) Pak Wali, dari 27.342 itu 25.741 dari Surabaya. Terima kasih, atas gerak cepat Pak Wali beserta tim dan beserta para kepala sekolah SD/MI, saya rasa (Wali Kota Eri) ini menjadi lokomotif percepatan vaksinasi untuk anak usia 6 – 11 tahun di Jatim,” kata Gubernur Khofifah. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB