Awas! Ada Modus Penipuan Mengatasnamakan Wali Kota Eri Cahyadi

- Publisher

Selasa, 10 Agustus 2021 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: tangkapan layar modus penipuan /Bicara Surabaya

i

Foto: tangkapan layar modus penipuan /Bicara Surabaya


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai maraknya penipuan yang mengatasnamakan pejabat.

Terbaru, nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan melalui WhatsApp.

Oknum tersebut, diketahui menggunakan nomor WhatsApp 0831-2295-5675. Dalam akun itu, terlihat wajah Wali Kota Eri Cahyadi yang dipasang sebagai foto profil dengan mengenakan kemeja putih dan sedang membaca koran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pesan singkatnya kepada beberapa nomor, oknum tersebut memperkenalkan diri sebagai Wali Kota Surabaya. Dalam narasinya, oknum itu mengaku sedang menggalang donasi uang untuk digunakan berbagi kepada yayasan serta pondok pesantren.

Baca Juga:  Begini Pesan Risma kepada Calon Wali Kota Surabaya Terpilih

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menegaskan, bahwa oknum yang memperkenalkan diri sebagai Wali Kota Surabaya itu tidaklah benar.

“Jadi dipastikan semuanya tidak benar. Nomor itu bukanlah milik Wali Kota Surabaya,” kata Febriadhitya dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/8/2021).

Karena itu, Febri meminta kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maupun pihak swasta untuk lebih berhati-hati dan mewaspadai segala bentuk penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Satreskoba Polrestabes Surabaya Sidak ke Sejumlah Apotek

“Apabila ada yang menghubungi dari nomor 0831-2295-5675 dalam bentuk apapun, mohon untuk berhati-hati atau diabaikan saja,” jelas dia.

Mantan Kepala Bidang (Kabid) Satpol PP Surabaya ini pun kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak langsung mempercayai apabila ada nomor yang mengatasnamakan Wali Kota Surabaya maupun pejabat pemkot dengan maksud atau tujuan tertentu.

“Mohon warga Surabaya untuk berhati-hati dan melakukan kroscek terlebih dahulu,” pesannya.

Di samping itu, Febri juga berpesan, apabila masyarakat mengetahui kejadian perbuatan melawan hukum tersebut, agar segera melaporkan ke pihak berwajib. Sebab, Pemkot Surabaya tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang ditimbulkan sebagai akibat dari penipuan tersebut.

Baca Juga:  Surabaya 729 Game Jadi Simbol Persahabatan Antar Daerah

“Hati-hati jika ada telepon yang meminta atau ada maksud tertentu mengatasnamakan pejabat pemkot, apapun alasannya karena hal itu tidak benar,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB