Beri Contoh Bubutan, Eri Cahyadi Ingin Setiap Kecamatan Memiliki Ruang Konsultasi

- Publisher

Jumat, 10 Desember 2021 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Kantor Kecamatan Tenggilis Mejoyo Surabaya /net

i

Ilustrasi: Kantor Kecamatan Tenggilis Mejoyo Surabaya /net


Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginginkan agar setiap kantor kecamatan dan kelurahan memiliki ruang konsultasi. Ruangan tersebut diharapkan dapat memberikan solusi bagi warga yang memiliki permasalahan terkait pelayanan publik.

“Di ruang konsultasi ini harus ada jawaban yang solutif dan penyelesaian sebuah masalah. Ketika warga itu keluar dari ruang konsultasi, maka harus sudah dapat jawaban atau solusi. Jadi petugas yang di ruang konsultasi nanti minimal Kepala Seksi (Kasi),” kata Eri Cahyadi Jum’at (10/12/2021).

Menurut dia, ketika nanti ada warga yang datang dan ingin berkonsultasi, maka petugas di sana harus mampu untuk memberikan solusi. Apabila tidak mampu, petugas itu dapat langsung koordinasi secara berjenjang mulai dengan lurah, camat hingga dinas terkait.

“Jadi inilah yang selalu saya katakan di pemkot, ketika keluar dari ruang konsultasi, warga itu harus sudah ada jawaban. Jangan sampai belum ada jawaban warga itu kemudian disuruh kembali besok lagi,” tegasnya.

Untuk memudahkan koordinasi secara internal, Eri juga menginstruksikan jajarannya agar membuat sistem aplikasi. Melalui aplikasi tersebut, setiap permasalahan warga yang masuk dapat dirembuk secara bersama oleh instansi terkait. “Nanti masuk ke sistem aplikasi. Kalau sudah masuk nanti semua (instansi) bisa menjawab,” terangnya.

Tak hanya memberikan kemudahan dalam pelayanan publik, ia juga menginginkan agar ruang konsultasi tersebut didesain senyaman mungkin untuk warga. Bahkan, konsepnya dapat didesain seperti Swargaloka (Publikasi Suara Warga Mengelola Kebutuhan Adminduk) milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya.

Baca Juga:  Kabar Penculikan Anak di Surabaya Dipastikan Hoaks

“Buat kayak ruangannya cafe seperti Dispendukcapil. Karena kalau loket kan sifatnya terbuka, jadi berbeda. Usahakan juga tampilannya berbeda. Jadi kursinya dibuat nyantai bentuknya, jadi orang datang itu nyaman, tidak takut,” papar dia.

Satu di antara kantor kecamatan di Kota Surabaya yang telah menerapkan ruang konsultasi adalah Kecamatan Bubutan. Setiap warga yang memiliki permasalahan terkait pelayanan publik dapat memanfaatkan ruang konsultasi tersebut.

“Jadi di Kecamatan Bubutan sudah berlangsung. Intinya semua pelayanan publik itu diselesaikan di front office atau meja konsultasi pelayanan publik,” kata Camat Bubutan, Kota Surabaya, Kartika Indrayana.

Menurut Kartika, Wali Kota Eri Cahyadi memang menginstruksikan supaya setiap kecamatan atau kelurahan memiliki layanan berupa ruang konsultasi. Melalui ruang tersebut, setiap permasalahan warga terkait pelayanan publik diharapkan dapat dicarikan solusi langsung.

Baca Juga:  Tim Rescue Surabaya Ceritakan Detik Menegangkan Evakuasi Santri Al-Khoziny

“Jadi kalau ada permasalahan pelayanan publik bisa diselesaikan di situ. Artinya ada jawaban atau solusi di situ. Kalau Kasi tidak bisa menjawab, nanti connect ke saya. Nah, kalau saya tidak bisa, nanti saya connect ke dinas terkait,” ungkap dia.

Rencananya, Kartika menyebut, ruang konsultasi yang sudah ada di kantor Kecamatan Bubutan bakal dipercantik. Tentunya ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi setiap warga yang datang dan membutuhkan layanan konsultasi.

“Ini sudah disurvei oleh Dinas Cipta Karya, nanti bakal segera dipercantik. Hari ini tadi sudah disurvei dan segera dilakukan,” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB