Rumah Sakit Lapangan Tembak Resmi Beroperasi, Pasien dari Rujukan RS Sowandhie

- Publisher

Selasa, 13 Juli 2021 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Eri saat meninjau RSLT menjelang dioperasionalkan/Dok. Humas Pemkot Surabaya

i

Wali Kota Eri saat meninjau RSLT menjelang dioperasionalkan/Dok. Humas Pemkot Surabaya


Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) yang berada di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya mulai beroperasi hari ini, Minggu  (11/7/2021) sore. Keputusan itu disampaikan setelah dia bersama jajarannya mengecek berbagai fasilitas kesehatan di rumah sakit darurat itu.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri mengatakan bahwa mulai sore ini sekitar pukul 15.00 WIB, Rumah Sakit Lapangan Tembak akan diisi oleh pasien Covid-19. Pasien yang akan ditempatkan di RSLT ini merupakan pasien yang direkomendasikan oleh RSUD Moh Sowandhie. Artinya, tidak diperuntukkan bagi masyarakat yang datang secara tiba-tiba di RSLT.

“Jadi, yang di Soewandhie itu nanti kita kurangi, bagi pasien yang kondisinya mulai membaik, tinggal tunggu hasil PCR-nya negatif, bisa dipindahkan ke sini. Selain itu, yang antri di IGD yang sudah mulai membaik, kita akan tarik dan akan diletakkan di RSLT ini,” kata Wali Kota Eri.

Menurutnya, di RSLT ini sudah disediakan oksigen beserta bednya sebanyak 200 unit, sehingga pasien yang ada di RSUD Moh Sowandhie yang kondisi mulai membaik dan tidak butuh perawatan yang berat, bisa dibawa ke RSLT ini.

“Itu artinya, nanti di Sowandhie ada pengurangan pasien yang dirawat di IGD dan kamar-kamar, sehingga saya perlu sampaikan juga bahwa warga Surabaya yang nantinya akan melakukan pemeriksaan, harus dilakukan di IGD RSUD Moh Sowandhie dulu, karena di sini tidak ada pemeriksaan lengkapnya, seperti lab dan sebagainya,” kata dia.

Baca Juga:  Polisi Tindaklanjuti Insiden di Posko Penyekatan Suramadu saat Dini Hari

Ia juga memastikan bahwa sekitar pukul 15.00 WIB, ada sekitar 90 orang yang akan dibawa ke RSLT itu. Kemudian sekitar pukul 19.00 WIB, pihaknya akan mendatangkan lagi pasien sekitar 90 orang lagi, sehingga dia berharap pelayanan di IGD RSUD Sowandhie bisa lebih maksimal untuk warga Surabaya yang mengalami gejala berat.

“Jadi, fungsinya RSLT ini memang untuk mengurai dan mengurangi beban di Sowandhie, sehingga warga yang gejala berat, bisa langsung ke Sowandhie dan bisa langsung dicek lab. Kalau kondisinya tidak terlalu berat, nanti Sowandhie bisa mengarahkan ke RSLT ini, jadi tidak bisa warga langsung ke sini,” tegasnya.

Ke depannya, lanjut dia, rujukan pasien dari Puskesmas pun harus ke RSUD Moh Sowandhie terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan lengkap. Sebab, di RSLT itu belum dilengkapi lab untuk dilakukan pemeriksaan lengkap.

Baca Juga:  Pengadilan Negeri Surabaya Lockdown, 15 Pegawainya Positif Covid-19

“Jadi, saya harap pasien itu tenang dulu. Jadi jangan langsung berpikir akan langsung dilarikan ke RSLT, nanti malah bingung, karena di sini tidak ada lab-nya, tidak bisa ronsen juga, sehingga alurnya kira-kira seperti itu,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota Eri juga memastikan bahwa nantinya di lantai 2 RSLT itu juga akan diisi oleh pasien Covid-19 yang OTG atau gejala ringan. Sehingga ketika ada warga yang positif Covid-19 tapi gejala ringan, bisa langsung dibawa ke Hotel Asrama Haji (HAH) atau bisa juga dibawa ke RSLT ini. “Yang OTG ini nanti akan kita tempatkan di lantai 2, sudah kami siapkan juga,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB