Malmingan di Makam Kembang Kuning, Ning Luluk Diamankan Petugas Gabungan

- Publisher

Minggu, 27 Juni 2021 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan saat melakukan razia di Makam Kembang Kuning, Sabtu (26/6/2021) malam /Ist

i

Petugas gabungan saat melakukan razia di Makam Kembang Kuning, Sabtu (26/6/2021) malam /Ist


Bicarasurabaya.com – Nasib apes dialami Ning Luluk (bukan nama aslinya) bersama ketiga rekannya. Niat hati ingin malam mingguan di Makam Kembang Kuning, malah justru diamankan Petugas Gabungan.

Ning Luluk bersama ketiga rekan wanitanya itu, terjaring razia petugas gabungan Swab Hunter dari Tiga Pilar Kecamatan Sawahan Surabaya pada Sabtu (26/6/2021) malam.

Camat Sawahan Surabaya, M Yunus mengungkapkan, bahwa Ning Luluk bersama ketiga rekannya ini merupakan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE). Oleh sebab itu, keempatnya kemudian digiring petugas ke Kantor Satpol PP Surabaya untuk dilakukan pendataan.

“Menjaring 4 WRSE sebelum diserahterimakan ke Mako 34 (Kantor Satpol PP) untuk WRSE dikondisikan menjalani swab di park and ride Jalan Mayjend Sungkono terlebih dahulu,” kata Yunus dalam laporan tertulis yang diterima Bicara Surabaya, Minggu (27/6/2021).

Keempat WTSE saat diamankan di Mako Satpol PP Surabaya /Ist
Keempat WTSE saat diamankan di Mako Satpol PP Surabaya /Ist

Dalam razia swab hunter itu, kata Yunus, petugas juga menjaring 12 orang yang diketahui nongkrong di Makam Kembang Kuning. Mereka pun kemudian diarahkan untuk menjalani pemeriksaan swab di Park and Ride Jalan Mayjend Sungkono.

Baca Juga:  Tersangka Pembacokan di Jalan Raya Prapen Dibekuk, Polisi Amankan Dua Buah Celurit

“Dari 12 pemilik KTP (Kartu Tanda Penduduk), 1 pemilik KTP tidak datang mengikuti swab, untuk KTP diamankan di Mako Praja Sawahan,” terang Yunus.

Menurut Yunus, razia di Makam Kembang Kuning ini menindaklanjuti laporan dari warga terkait dugaan adanya WTSE yang mencari pelanggan di lokasi tersebut. Apalagi saat ini, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di Surabaya sedang diberlakukan.

“Selama giat berjalan mandali (aman terkendali) dan kondusif,” tutup Yunus. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB