Gubernur Jatim Ingatkan PR Pengembangan Kawasan Prioritas Gerbangkertosusila

- Publisher

Sabtu, 6 Maret 2021 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelaran sertijab Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto /Ist

i

Gelaran sertijab Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto /Ist


Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengingatkan pekerjaan rumah terkait pengembangan kawasan prioritas Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan), saat hadir di sertijab Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto, Jumat (5/3/2021).

Secara khusus, Gubernur Khofifah meminta Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati dan Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra untuk mulai mendetailkan tugas dan membantu mempercepat realisasi proyek strategis nasional yang dimandatkan di Peraturan Presiden (Perpres) nomor 80 Tahun 2019.

“Ada PR untuk bupati dan wakil bupati Mojokerto. Pertama yaitu mempercepat pelaksanaan dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah dimandatkan Presiden di Perpres No 80 Tahun 2019. Saya sudah sampaikan detailnya, dan kita bersama- sama segera mem-breakdown sebagaimana PMO yang telah dibuat atau yang ada di Bappeda Provinsi dan di Kemenko Perekonomian,” kata Gubernur Khofifah.

Sebagaimana diketahui, di Pepres tersebut, ada tiga prioritas pengembangan kawasan di Jatim. Yang beririsan langsung dengan Kabupaten Mojokerto di Perpres tersebut adalah pengembangan kawasan Gerbangkertosusila.

Total ada 77 proyek strategis nasional di Gerbangkertosusila. Beberapa yang menjadi tugas khusus di Kabupaten Mojokerto di antaranya adalah proyek transportasi publik yang terkoneksi antar daerah di Gerbangkertosusila berupa Surabaya Railways Line. Proyek ini rencananya menggunakan format pembiayaan KPBU dengan nilai investasi Rp 8,3 trilliun.

Berikutnya di Kabupaten Mojokerto juga akan dibangun jalan tol yang menghubungkan Mojokerto dengan Gempol. Proyek ini juga berformat KBPU dengan nilai investasi Rp 4,8 trilliun.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Terkait Pelayanan Publik

Selain itu, juga ada proyek pengembangan sarpras situs sejarah Trowulan dan wisata Perahu Majapahit yang didanai APBN senilai Rp 55 miliar, dan pembangunan pengolahan limbah B3 di Kabupaten Trowulan yang pembiayaannya berformat KPBU bernilai Rp 250 miliar.

“Selain itu yang juga menjadi pesan saya, investasi di Kabupaten Mojokerto ini banyak dari PMA. Maka saya minta ada proses koordinasi dengan PTSP Provinsi yang harus sangat intensif sehingga industri pengolahan yang sudah signifikan tumbuh di Kabupaten Mojokerto tetap bisa didongkrak,” ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah juga menyebut bahwa Kabupaten Mojokerto memiliki keunggulan di sektor pertanian, perikanan dan kehutanan. Yang selama pandemi Covid-19, ketiga sektor itu tetap tumbuh secara positif.

Baca Juga:  Tanggapi Kritik Netizen, Kadiskominfo Jatim: Kami Tak Gunakan Buzzer

Maka dari itu, ia meminta agar tiga sektor yang memiliki pertumbuhan positif itu bisa terus ditingkatkan dengan pemberian intervensi tertentu, agar mampu dan cepat membuat Kabupaten Mojokerto ‘take off’ secara ekonomi, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

“Yang tumbuh positif pertanian, kehutanan dan perikanan. Yang tampak terkontraksi ada di sektor infrastruktur. Nah, baik yang terkontraksi maupun yang sudah tumbuh positif, harus diintervensi secara detail di program yang akan disusun dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dan dirumuskan lebih detail saat musrenbang nanti,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim
Batik Jatim Berlayar, Khofifah Bidik Pasar Global dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB