Jatim Kirim Bantuan Beras 20 Ton dan Uang Rp 2 M untuk Korban Bencana Sulbar-Kalsel

- Publisher

Selasa, 26 Januari 2021 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bicarasurabaya.com – Pemprov Jatim akan mengirimkan bantuan untuk korban bencana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan melalui KRI Banda Aceh, Selasa (26/1/2021) besok. Pada Senin (25/1/2021) hari ini, dilakukan proses loading barang bantuan pemprov ke KRI Banda Aceh.

KRI Banda Aceh akan berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin (Kalsel) pada Selasa (26/1/2021) pukul 13.00 WIB. Perkiraan tiba di Banjarmasin pada Rabu (27/1/2021) pukul 08.00 WITA.

Kemudian, KRI Banda Aceh meneruskan perjalanan ke Mamuju, Sulbar pada Kamis (28/1/2021) pukul 16.00 WITA. Perkiraan tiba di Mamuju pada Minggu (31/1/2021) pukul 07.00 WITA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk penanganan bencana banjir di Kalsel, pemprov mengirimkan bantuan beras 10 ton dan dana senilai Rp 1 miliar.

Sedangkan, untuk penanganan gempa di Sulbar, pemprov mengirimkan bantuan beras 10 ton, dana senilai Rp 1 miliar, mie instan 500 dos, biskuit 1000 pcs, teh celup 1000 box, pampers 400 pack, gula pasir 500 kg, pembalut wanita 500 pack, sabun mandi 500 pcs, shampoo 366 botol, pasta gigi 500 pcs, sikat gigi 200 pcs, handuk 200 pcs, pakaian dalam 351 pcs dan selimut 34 pcs.

Baca Juga:  Hari Kesaktian Pancasila, Khofifah Tekankan Pelayanan Publik Berkeadilan

“Teruntuk saudara-saudara kami di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan yang tengah tertimpa musibah bencana gempa dan banjir. Sedikit bantuan yang kami kirimkan ini semoga bisa membantu meringankan beban dan duka saudara-saudara sekalian,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di akun Instagram pribadinya, khofifah.ip, Senin (25/1/2021).

“Tetap semangat untuk kembali bangkit dari masa-masa sulit ini. Dan, semoga Allah SWT selalu melindungi bangsa dan negara ini. Aamiin,” imbuh Khofifah.

Berbagai bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia, seperti banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar). Hal ini mendorong berbagai pihak di Jatim untuk terus memberikan kontribusi dan bantuan bagi para korban.

Baca Juga:  Persagi Apresiasi Khofifah atas Percepatan Penurunan Stunting di Jawa Timur

Sekadar diketahui, bantuan 20 ton beras untuk Sulbar dan Kalsel itu datang dari PT Jaya Kirana Sakti. Bantuan tersebut diserahkan kepada Pemprov Jatim, untuk kemudian akan didistribusikan kepada para korban bencana alam di Kalsel dan Sulbar.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono di halaman depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Selasa (19/1/2021) lalu. Penyerahan bantuan ini disambut baik oleh Sekdaprov Jatim.

Mewakili gubernur, ia menyampaikan terima kasih. Menurutnya, bantuan ini akan didistribusikan kepada para korban bencana alam di Kalsel dan Sulbar.

Heru mengatakan, sesuai arahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pemprov Jatim juga akan memberikan bantuan untuk dua daerah tersebut berupa uang masing-masing sebesar Rp 1 miliar.

Baca Juga:  Arumi Dorong Duta Bahasa Jatim Jadi Agen Literasi dan Budaya

Sementara itu, Direktur Utama PT Jaya Kirana Sakti, Gagah Eko Wibowo, mengatakan, dalam satu minggu ini di Indonesia mengalami rangkaian bencana alam baik di Kalsel dan Sulbar. Untuk itu, pihaknya tergerak untuk memberikan sumbangsih untuk korban bencana.

Tidak hanya itu, 20 ton beras bantuan tersebut merupakan hasil dari para petani di Kediri dan termasuk program pemulihan  ekonomi dampak Covid-19.

“Kami mendengar Pemprov Jatim melalui BPBD akan mendistribusikan bantuan untuk daerah tersebut. Beras yang kami berikan ini merupakan beras dari petani kediri yang merupakan program pemulihan ekonomi. Semoga usaha kami ini bisa sedikit memberikan sumbangsih bagi korban bencana alam,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB