Bicarasurabaya.com – Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), menerima bantuan berupa kendaraan operasional dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung tugas-tugas pemerintah, terutama masalah penanganan sosial.
Komitmen ini diwujudkan dalam penandatanganan berita acara serah terima (BAST) pinjam pakai dan pengambilan kendaraan operasional TKSK, di Aula Gedung A Kantor Dinas Sosial Jatim, Jum’at (8/1/2021).
Kadinsos Jatim, Alwi menjelaskan, kendaraan operasional untuk TKSK ini merupakan bantuan dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung tugas-tugas pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Misalnya sekarang Covid-19. Dengan bantuan ini diharapkan TKSK yang merupakan pilar sosial dapat menangani kasus Covid-19 di wilayahnya masing-masing,” kata Awi dalam keterangan resmi tertulis, Jum’at (8/1/2021).
Pihaknya berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat Jatim. Khususnya dalam percepatan penanganan Covid-19.
Adapun jumlah bantuan kendaraan yang diberikan sebanyak 39 unit. 38 unit untuk koordinator kabupaten/kota dan satu unit untuk koordinator TKSK Provinsi Jatim.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Jatim, Sufi Agustini menjelaskan, dalam aturan penggunaan aset ada penandatanganan berita acara pinjam pakai yang berlaku selama satu tahun. Setelah itu bisa diperpanjang lagi.
“Pemberian bantuan ini juga merupakan apresiasi ibu gubernur atas prestasi TKSK Jatim yang meraih juara I lomba pilar sosial di tingkat nasional tahun 2020. Tahun sebelumnya juga menang, tapi tahun ini beda, karena pandemi, jadi ada kekhususan,” kata Sufi.
Sementara itu, koordinator TKSK Provinsi Jatim, Nur Soleh mengaku bahwa bantuan kendaraan operasional TKSK berawal dari prestasi TKSK Jatim di tingkat nasional.
“Kami menyampaikan pada ibu gubernur, ada beberapa kendala yang ditemui TKSK di lapangan. Salah satunya, operasional. Karena terus terang saja wilayah Jatim terutama kabupaten, memiliki medan yang sangat sulit,” kata Nur.
Mendengar laporan tersebut, kata Nur, Gubernur Khofifah berinisiatif untuk memberikan bantuan kendaraan operasional. Awalnya, bantuan diberikan sejumlah 10 unit, kemudian bertambah menjadi 39 unit.
“Harapan kami, kerja teman-teman akan semakin giat dan lebih memperpendek koordinasi. Sehingga, tugas koordinator memantau teman-teman di lapangan lebih efektif dan efisien,” pungkasnya. (BS02)









