Saat Malam Tahun Baru, Ruas Jalan Tunjungan dan Darmo Surabaya Ditutup

- Publisher

Rabu, 30 Desember 2020 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simulasi penutupan ruas Jalan Tunjungan Surabaya, Rabu (30/12/2020) malam.

i

Simulasi penutupan ruas Jalan Tunjungan Surabaya, Rabu (30/12/2020) malam.


Bicarasurabaya.com – Polrestabes Surabaya menggelar simulasi penutupan ruas Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo Surabaya, Rabu (30/12/2020) malam. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan saat malam perayaan Tahun Baru yang berlangsung Kamis (31/12/2020).

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra mengatakan, saat malam Perayaan Tahun Baru, ruas Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo Surabaya akan ditutup. Pemberlakukan kawasan physical distancing di dua ruas jalan ini dimulai pukul 20.00 WIB sampai pagi hari.

Baca Juga:  Di Rumah Saja Rek! Operasi Besar-besaran Digelar Saat Malam Tahun Baru

“Untuk simulasi malam ini kita laksanakan mulai pukul 22.00 – 23.00 WIB,” kata AKBP Teddy di sela kegiatan simulasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kata Teddy, saat malam Tahun Baru nanti, 12 akses pintu masuk ke Kota Surabaya akan dilaksanakan pola pembatasan atau penyekatan. Pembatasan akses masuk ke Kota Pahlawan ini dimulai pukul 16.00 WIB.

“Untuk pelaggaran tentunya tetap akan kita lakukan penindakan. Jadi kami imbau juga tidak ada penggunaan knalpot brong. Bilamana ditemukan tentunya akan kita lakukan penindakan,” terang Teddy.

Baca Juga:  Bobol Kotak Amal Masjid dengan Linggis, Warga Asal Gubeng Dibekuk Polsek Sukolilo

Menurutnya, pembatasan aktivitas kegiatan saat malam Tahun Baru ini telah tertuang dalam maklumat Kapolri, Surat Edaran Wali Kota serta imbauan atau seruan bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat Surabaya.

“Untuk tidak melakukan kegiatan yang mengundang atau menghadirkan kerumunan. Saya rasa aturannya sudah jelas, jadi (apabila ditemukan pelanggar, red) tentunya akan dilakukan pembubaran,” tegas dia.

Meski demikian, Teddy menyatakan, pembatasan ini dikecualikan bagi warga luar kota yang benar-benar memiliki kepentingan mendesak ke Surabaya. Seperti, pekerja shift malam atau tenaga medis.

Baca Juga:  Wajah Pengambil CCTV Saat Demo Omnibus Law Viral, Pak Polisi Monggo!

“Makanya (besok, red) ada pemeriksaan, bisa menunjukkan surat tugas. Kalau warga Surabaya bisa menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP),” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB