Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Belasan Rumah di Surabaya

- Publisher

Senin, 6 Januari 2025 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari BPBD Kota Surabaya melakukan perbaikan atap rumah warga pasca hujan deras dan angin kencang, Minggu (5/1/2025) sore.

i

Petugas dari BPBD Kota Surabaya melakukan perbaikan atap rumah warga pasca hujan deras dan angin kencang, Minggu (5/1/2025) sore.


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan mitigasi rumah terdampak angin kencang yang terjadi di tiga lokasi, Minggu, (5/1/2025) siang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya mencatat, ada sekitar belasan rumah yang atapnya mengalami kerusakan.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Buyung Hidayat mengatakan, rumah yang atapnya ambruk akibat angin kencang ketika hujan deras tadi siang. Peristiwa ini terjadi di kawasan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Simorejo, Kecamatan Sukomanunggal, dan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran.

“Ada 16 rumah yang terdampak di Balas Klumprik, 2 rumah di Simorejo, dan ada 2 rumah di Bulak Banteng. Jadi masing-masing ada satu laporan, di barat satu lokasi, di utara satu lokasi, dan selatan satu lokasi,” kata Buyung.

Setelah mendapatkan laporan dari Call Center (CC) 112, tim posko terpadu BPBD Surabaya segera melakukan kroscek ke lokasi. Setelah dilakukan kroscek ke lokasi, BPBD bersama jajaran perangkat daerah (PD) Pemkot Surabaya seger memberikan bantuan mitigasi kepada warga yang rumahnya terdampak.

Buyung menjelaskan, rumah warga yang terdampak akibat angin angin kencang tersebut kondisinya tidak terlalu parah. Mayoritas, rumah-rumah tersebut mengalami kerusakan ringan.

“Mayoritas atap, sosoran (kanopi) teras, jadi nggak ada yang sampai atap rumahnya ambruk. Dan juga tidak sampai ada laporan pohon yang tumbang,” jelas Buyung.

Baca Juga:  Pemerintah Siapkan Dana Rp 1 M untuk Percepatan Penanganan Gempa Jatim

Dikarenakan setelah pasca kejadian masih terjadi hujan deras, BPBD Surabaya memberikan bantuan terpal sebagai penutup sementara atap yang rusak. Buyung memastikan, dari kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Dari 16 rumah yang terdampak di Balas Klumprik, ia memaparkan, 8 rumah sudah terpasang terpal, 3 rumah sedang proses pemasangan terpal, 3 rumah lainnya diperbaiki oleh pemiliknya, dan 2 rumah lainnya tidak berpenghuni.

“Jadi supaya bisa melindungi barang atau orang yang beraktifitas di bawahnya, karena kan masih hujan juga,” ujarnya.

Baca Juga:  Polri Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

Buyung mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang, terlebih saat cuaca ekstrem. Dalam kondisi seperti ini, ia berharap, warga tidak keluar rumah dan berteduh di tempat yang aman.

Tidak hanya itu, ia juga meminta masyarakat untuk menutup pintu rumah ketika terjadi angin kencang. Sebab, jika pintu rumah tidak ditutup rapat, aliran angin akan mudah mendorong atap rumah dari bawah.

“Jadi mending ditutup aja kalau ada angin yang cukup gede, karena angin kan sifatnya sporadis hanya hitungan menit saja,” tandasnya. (*/BS02)

Berita Terkait

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City
Ledakan Guncang Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB