Bicarasurabaya.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya pada Rabu siang (29/10/2025) menyebabkan sejumlah ruas jalan di beberapa wilayah kota tergenang air dengan ketinggian mencapai 30 sentimeter.
Meski begitu, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) bersama BPBD Surabaya bergerak cepat melakukan penyedotan di sejumlah titik untuk mengurai genangan.
“Berdasarkan laporan resmi DPKP Surabaya, genangan terpantau ada delapan lokasi. Genangan tertinggi terjadi di Jl. Wisma Tengger, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter,” kata Wasis, petugas Command Center 112 dalam laporannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain di Benowo, genangan juga dilaporkan di Jl. Ngagel Kebonsari (depan SMPN 12), Jl. Bung Tomo (Ngagel, Wonokromo), Jl. Prenggolan (Tegalsari), Jl. Srikana (Airlangga, Gubeng), Jl. Kombes Pol M. Duryat (Embong Kaliasin, Genteng), Jl. Prof. Dr. Moestopo (depan PDAM, Tambaksari), dan Jl. Basuki Rahmat (depan dealer Yamaha, Tegalsari).
“Petugas dari berbagai pos dan rayon DPKP, termasuk Pos Kandangan, Sukolilo, Menur, Grudo, Pasar Turi, dan Tambakrejo, diterjunkan untuk melakukan penyedotan air. Di titik Basuki Rahmat, BPBD Surabaya dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga terjun melakukan penanganan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, petugas dilapangan terus berupaya melakukan penanganan secara simultan dengan mengerahkan delapan unit pompa portabel agar air cepat surut.
“Begitu hujan mulai reda, tim langsung melakukan penyedotan di titik-titik genangan agar lalu lintas kembali lancar dan air tidak masuk ke rumah warga,” ujarnya.
Hingga Rabu sore, sebagian besar genangan dilaporkan mulai surut. Tidak ada laporan warga terdampak serius maupun gangguan arus lalu lintas yang berkepanjangan. Pemerintah Kota Surabaya mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama bagi pengendara yang melintas di kawasan rawan genangan.(BS/za)





