Ini Program Prioritas Risma Usai Resmi Jadi Mensos

- Publisher

Selasa, 22 Desember 2020 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bicarasurabaya.com – Presiden Joko Widodo telah menunjuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi Menteri Sosial di Kabinet Indonesia Maju, Selasa (22/12/2020). Risma akan dilantik menjadi Mensos Rabu besok (23/12/2020).

Usai ditunjuk jadi Mensos, Risma mengatakan bahwa jabatan barunya itu berat karena harus menangani semua orang yang sedih. Apalagi dia sadar bahwa kementerian yang dipegangnya itu menangani orang-orang yang kesusahan.

Namun begitu, Risma memastikan sudah memiliki program prioritas. Ia mengaku akan langsung melakukan pembenahan data penerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Sebab, pasti ada selisih penerima bantuan dari Kemensos.

“Nanti pertama aku mau membenahi data dulu supaya engga ada selisih. Karena selisih itu pasti ada, kan ada yang kemarin belum meninggal, kemudian sudah meninggal,” kata Risma kepada wartawan via video call di kantor Humas Pemkot Surabaya, Selasa petang.

Menurutnya, perbaikan data tersebut dilakukan agar lebih valid dan tingkat kesalahannya rendah. Bagi dia, tanpa data yang valid, akan membuat kinerjanya menjadi berat.

Selain itu, Risma juga membocorkan keinginan Presiden Jokowi yang ingin penyaluran bantuan sosial tidak lagi secara tunai. Risma mengaku Jokowi ingin bantuan dari Kemensos dilakukan dengan cara transfer, sehingga ke depannya diupayakan tidak lagi tunai. Sistem semacam ini sudah lama diterapkan Risma di Pemkot Surabaya.

Baca Juga:  10 Tahun Kepemimpinan Wali Kota Risma, Hijaukan Surabaya dengan 573 Taman

“Tadi Pak Presiden juga menyampaikan tidak ada lagi bantuan dalam bentuk tunai-tunai gitu. Jadi modelnya transfer-transfer,” tuturnya.

Bahkan, saat bertemu Presiden Jokowi tadi Risma juga sudah menyampaikan bahwa Kemensos itu tidak hanya soal penyaluran bantuan kepada warga, tetapi juga soal pemberdayaan dan pelatihan.

“Tadi aku sudah matur (sampaikan) ke Pak Presiden, bagaimana kalau nanti juga ada pemberdayaan, bukan hanya memberikan bantuan. Melatih mereka PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) ini untuk menjadi berdaya. Jadi bukan hanya menerima bantuan, tapi kita ajarkan untuk berdaya,” kata dia.

Baca Juga:  Suka Duka Risma Setelah Satu Dekade Pimpin Surabaya

Nah, untuk mempermudah kinerjanya nanti ketika pemberdayaan itu, maka Risma mengaku akan menggandeng berbagai perguruan tinggal yang ada di daerahnya masing-masing.

Menurutnya, hal ini penting untuk mempermudah evaluasi dan monitoringnya, apalagi saat ini masih masa pandemi Covid-19.

“Sehingga output-nya bisa kelihatan, bisa terukur gitu,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB