Buka Expo OPOP 2020, Khofifah Optimis Jatim Bisa Jadi Ekportir Halal Food

- Publisher

Sabtu, 19 Desember 2020 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah saat membuka ekspo  OPOP Prov. Jatim di Maspion Square Surabaya, Sabtu (18/12/2020).

i

Gubernur Khofifah saat membuka ekspo OPOP Prov. Jatim di Maspion Square Surabaya, Sabtu (18/12/2020).


BicaraSurabaya.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa optimis Jawa bisa menjadi eksportir makanan halal (halal food). Rasa optimis tersebut juga diperkuat oleh peran Pondok Pesantren (Ponpes) bersama para alumninya melalui gerakan One Pesantren One Product (OPOP).

“Kita ini negara dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia. Akan tetapi, untuk halal food ternyata kita saat ini merupakan importir halal food terbesar di dunia. Maka, lewat peran OPOP ini mari bismillah kerja keras dan profesional merubah dari importir menjadi eksportir halal food lewat potensi Ponpes dan para alumninya serta jejaring semua aspek strategis,” kata Gubernur saat membuka ekspo OPOP di Maspion Square Surabaya, Sabtu (18/12/2020).

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Manfaatkan Gowes Sembari Beri Pesan ke Masyarakat

Gubernur Khofifah menyebut, ekportir halal food bisa diwujudkan melalui sinergi bersama antara pesantren, pemerintah, sektor swasta, serta lembaga-lembaga strategis. Ini diharapkan bisa membalik dari importir menjadi eksportir makanan halal terbesar di dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya rasa kita memiliki energi dan potensi untuk itu. Oleh karenanya sinergitas dengan ponpes menjadi salah satu kekuatan yang perlu mendapatkan pendampingan berkelanjutan,” terangnya.

Menurut dia, terdapat sebuah potensi besar yang dimiliki oleh pesantren termasuk ekosistemnya. Dimana pesantren tersebut memiliki santri beserta alumninya. Alumni pesantren tersebar se-Indonesia, memiliki jejaring yang diharapkan menjadi potensi besar di negara yang umat Islamnya terbesar di dunia ini.

Baca Juga:  Berikan Keamanan dan Kenyamanan Natal, Forkopimda Jatim Cek Gereja di Surabaya

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyebut, untuk memperoleh hasil yang optimal, ponpes perlu pendampingan terutama pada aspek pengelolaan keuangan dan jejaring pasar seperti dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

OPOP Expo tahun ini merupakan tahun kedua. Tercatat, hingga saat ini telah tergabung 350 pesantren dengan 350 produk. Ditargetkan pada tahun 2023 akan tercapai 1000 produk.

Dalam kesempatan itu, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono menyatakan, OPOP Expo 2020 ini dilaksanakan mulai 18 – 20 Desember 2020 di Atrium Maspion Square Surabaya secara Hybrid (online dan offline).

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang Mahaputera Utama dari Presiden

Kegiatan tersebut juga dilaksanakan Launching Aplikasi OPOP Mart Online. Tentu ini diharapkan menjadi babak baru kebangkitan ekonomi UMKM berbasis pesantren. Saat ini, aplikasi online mart sudah dapat diunduh melalui play store.

“Kegiatan hari ini juga diikuti di Ponpes Sidogiri Pasuruan, Ikatan Pondok Pesantren dan Diaspora yang berdomisili di Turki, Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, Rusia hingga Madagaskar,” ungkapnya. (BS02)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim
Batik Jatim Berlayar, Khofifah Bidik Pasar Global dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB