Ziarah ke Makam Bung Karno, Eri Siap Wakafkan Dirinya untuk Surabaya

- Publisher

Senin, 19 Oktober 2020 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cawali Surabaya, Eri Cahyadi bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono saat ziarah ke makam Presiden pertama RI Ir Soekarno /Ist

i

Cawali Surabaya, Eri Cahyadi bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono saat ziarah ke makam Presiden pertama RI Ir Soekarno /Ist


Bicarasurabaya.com – Di tengah padatnya jadwal kampanye, Calon Wali Kota (Cawali) Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi, berziarah ke makam Presiden pertama Ir Soekarno, di Blitar. Mengenakan baju putih dan songkok hitam, Eri tiba di makam sang proklamator sekitar pukul 22.11 WIB. Ia didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono.

Di tengah temaram lampu makam, Eri khusyuk mendoakan arwah Bung Karno. Matanya terpejam. Suasana sungguh hening. Hanya bacaan tahlil dan kalimat-kalimat thayyibah yang terdengar dari Eri dan rombongan. Tangan Eri menggenggam erat pusara Bung Karno. Ia berkomitmen untuk terus meneladani sang proklamator itu. Bahkan, ia siap mewakafkan dirinya untuk Surabaya jika terpilih sebagai Wali Kota Surabaya penerus Risma.

Usai berdoa, Eri menabur bunga kenanga, melati, dan mawar ke makam Bung Karno. Eri juga menaburkan bunga ke makam Ida Ayu Nyoman Rai dan Raden Soekemi Sosrodihardjo yang merupakan ayah dan ibu Bung Karno. Makam itu berada di sebelah kiri dan kanan makam Bung Karno.

“Semoga Bung Karno mendapat tempat termulia di sisi Allah SWT. Semoga seluruh keluarga beliau senantiasa diberi kesehatan dan keberkahan, dan kita bisa meneladani pengabdian beliau,” paparnya.

Eri menjelaskan, Bung Karno adalah pemimpin sejati dan pemimpin besar negeri ini. Banyak teladan yang bisa diambil dari kepemimpinan beliau. Bung Karno juga meninggalkan jejak peradaban di berbagai negara, yang menunjukkan visinya dalam menjalin perdamaian dunia.

“Di Makkah, ada banyak pohon yang dijuluki pohon Sukarno. Bahkan, saat diundang ke Uni Soviet, Bung Karno memberi syarat agar dicarikan makam perawi hadits Imam Bukhari. Sekarang makam tersebut berada di wilayah Uzbekistan,” ungkapnya. Imam Bukhari dikenal dengan Kitab Shahih Al-Bukhari yang sangat terkenal dan banyak dirujuk ulama-ulama sedunia, termasuk Indonesia.

Baca Juga:  Pemkot Tak Segan Cabut Izin Operasional RHU yang Melanggar Pakta Integritas

Eri menerangkan bahwa, Bung Karno memberikan banyak teladan. Bung Karno mengorbankan segalanya untuk kepentingan rakyat Indonesia.

”Beliau rela sengsara, merasakan derita, dipenjara, diasingkan, dikucilkan, keluarganya diteror, semuanya dijalani dengan ikhlas untuk memerdekakan bangsanya,” imbuhnya.

Eri berdoa bisa diberi kekuatan untuk meneladani Bung Karno dalam memimpin rakyat Surabaya ke depan.

”Jika saya ke kampung-kampung, maka saya ingin melihatnya sebagai wajah Surabaya. Jika saya melihat anak-anak muda generasi penerus, maka saya ingin melihatnya sebagai wajah Surabaya. Jika saya melihat infrastruktur mercusuar, gedung pencakar langit, dan jalanan kota yang indah, saya melihatnya sebagai wajah Surabaya. Maka InsyaAllah selesai sudah tak ada kepentingan pribadi, saya wakafkan diri untuk Surabaya,” ujar Eri, mengingatkan kembali pada puisi ”Aku Melihat Indonesia” karya Bung Karno.

Baca Juga:  Risma Mengaku Sudah Ambil Cuti Kampanye Tiap Pekan Mulai Oktober Hingga Desember

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono mengatakan, pemikiran dan praktik pergerakan Bung Karno adalah sungai keteladanan yang terus mengalir dan tak pernah kering bagi rakyat Indonesia.

“Kami berharap, Mas Eri Cahyadi dapat menyerap spirit Bung Karno untuk menjalankan laku-laku kerakyatan. Sehingga saat menjadi wali kota Surabaya, Mas Eri mempraktikkan semangat kerakyatan membela wong cilik, memimpin dengan kebijaksanaan,” katanya. (BS01)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB